Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS siklon tropis di wilayah utara dan selatan Indonesia memicu peningkatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai 7-14 Februari 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenot’ek, mengatakan NTT saat ini berada pada puncak musim hujan yang dipengaruhi oleh berbagai dinamika atmosfer, termasuk Bibit Siklon Tropis 93S dan 98P di bagian selatan Indonesia serta Siklon Tropis Penha di wilayah utara Indonesia.
“Keberadaan sistem siklon tersebut mendukung terbentuknya daerah pertemuan dan perlambatan angin yang meningkatkan potensi hujan di wilayah NTT,” kata Sti Nenot’ek dalam siaran pers BMKG, Jumat (6/2).
Selain pengaruh siklon tropis, lanjut dia, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Menurutnya, kombinasi faktor tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, disertai petir, kilat, dan angin kencang berdurasi singkat.
BMKG mencatat sejumlah wilayah di NTT yang perlu meningkatkan kewaspadaan, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Flores Timur, Alor, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.
Terkait kondisi tersebut, Sti mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan angin kencang, terutama di wilayah bertopografi curam dan daerah aliran sungai.
“Khusus di wilayah Flores Timur, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki,” ujarnya. (H-2)
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Peringatan ini menegaskan pentingnya mitigasi bencana sejak awal, terutama melalui kebijakan tata guna lahan yang berbasis sains dan bukti ilmiah.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
BMKG: potensi cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 91S saat ini terpantau aktif di Samudra Hindia barat daya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan berpeluang jadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sejumlah wilayah pada 5 Februari 2026.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved