Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS siklon tropis di wilayah utara dan selatan Indonesia memicu peningkatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai 7-14 Februari 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenot’ek, mengatakan NTT saat ini berada pada puncak musim hujan yang dipengaruhi oleh berbagai dinamika atmosfer, termasuk Bibit Siklon Tropis 93S dan 98P di bagian selatan Indonesia serta Siklon Tropis Penha di wilayah utara Indonesia.
“Keberadaan sistem siklon tersebut mendukung terbentuknya daerah pertemuan dan perlambatan angin yang meningkatkan potensi hujan di wilayah NTT,” kata Sti Nenot’ek dalam siaran pers BMKG, Jumat (6/2).
Selain pengaruh siklon tropis, lanjut dia, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Menurutnya, kombinasi faktor tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, disertai petir, kilat, dan angin kencang berdurasi singkat.
BMKG mencatat sejumlah wilayah di NTT yang perlu meningkatkan kewaspadaan, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Lembata, Flores Timur, Alor, Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.
Terkait kondisi tersebut, Sti mengimbau masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, dan angin kencang, terutama di wilayah bertopografi curam dan daerah aliran sungai.
“Khusus di wilayah Flores Timur, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki,” ujarnya. (H-2)
BMKG) melalui akun Instagram, Senin (9/2), mengeluarkan peringatan wilayah Jabodetabek masih akan terus diguyur hujan lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari
BMKG mencatat adanya pengaruh siklon tropis, bibit siklon tropis, serta sirkulasi siklonik yang memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan Indonesia dan sekitarnya.
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Peringatan ini menegaskan pentingnya mitigasi bencana sejak awal, terutama melalui kebijakan tata guna lahan yang berbasis sains dan bukti ilmiah.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
BERDASARKAN prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini 26 Februari 2026, cuaca ekstrem berpotensi di 18 daerah dan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
SEJUMLAH wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, kembali terendam banjir seiring kondisi cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang melanda sejak beberapa waktu terakhir. T
MENTERI Perhubungan Dudy Purwagandhi menekankan empat faktor penting penentu keberhasilan dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026.
BMKG merilis peringatan dini cuaca ekstrem dan hujan lebat di Indonesia periode 24 Februari hingga 2 Maret 2026. Simak daftar wilayah siaga bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved