Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenotek, menjelaskan bahwa saat ini wilayah NTT berada pada periode musim hujan dengan sejumlah dinamika atmosfer yang mendukung terjadinya hujan intensitas sedang hingga sangat lebat.
“Terpantau adanya sirkulasi siklonik di utara Benua Australia yang memicu belokan dan pertemuan angin serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT. Selain itu, aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin turut mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan,” ujar Sti Nenotek dalam keterangan resminya, Selasa (6/1).
BMKG mencatat, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpeluang terjadi di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata, dan Alor.
“Hujan lebat tersebut berpotensi disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat,” tambahnya.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta banjir lahar hujan di sekitar Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Flores Timur.
“Masyarakat diminta tidak panik, namun lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan di luar ruangan,” tegas Sti Nenotek.
Ia mengingatkan, mengingat kondisi cuaca yang bersifat dinamis, masyarakat diharapkan terus memantau informasi cuaca terkini dan peringatan dini dari BMKG melalui kanal resmi yang tersedia. (H-2)
Petani memanen kentang di lahan pertanian kawasan dataran tinggi Dieng, Desa Bakal, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Hasil asesmen ini selanjutnya akan dilakukan penanganan perbaikan agar kembali ditempati warga dengan aman dan nyaman.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di 23 daerah di Jawa Tengah pada Minggu (8/3).
Hujan deras disertai angin kencang menerjang permukiman nelayan di Desa Tanjung Serudung , Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Sabtu (7/3) petang.
Enam orang, termasuk bocah 12 tahun, tewas akibat terjangan tornado di Michigan dan Oklahoma, AS. Ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan aliran listrik.
PERUBAHAN cuaca yang terjadi cukup cepat di wilayah Batam membuat masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna transportasi laut dan udara.
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Pada pagi cuaca berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah di Jawa Tengah secara merata.
Saat ini, kondisi cuaca Indonesia dipengaruhi oleh dua sistem bibit siklon yang terpantau di wilayah utara dan selatan.
Wilayah Batam yang merupakan daerah kepulauan dengan mobilitas laut yang tinggi membuat kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan.
BMKG Stasiun Maritim Tenau Kupang memprakirakan tinggi gelombang di sejumlah perairan di NTT dapat mencapai hingga 2,9 meter pada periode 8-14 Maret 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved