Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Cuaca Berubah Cepat di Batam, Aktivitas Pelabuhan dan Bandara Diingatkan Waspada

Hendri Kremer
07/3/2026 16:37
Cuaca Berubah Cepat di Batam, Aktivitas Pelabuhan dan Bandara Diingatkan Waspada
Awan gelap di pelabuhan di Batam, menandakan potensi hujan di wilayah tersebut.(Dok. MI)

PERUBAHAN cuaca yang terjadi cukup cepat di wilayah Batam membuat masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna transportasi laut dan udara. Kondisi cuaca ekstrem yang dapat berubah dari cerah menjadi hujan dalam waktu singkat berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat di kota tersebut.

Prakirawan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang bertugas di Bandara Internasional Hang Nadim menjelaskan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Kepulauan Riau saat ini cukup lembap sehingga mendukung terbentuknya awan hujan.

Menurutnya, pada pagi hari cuaca Batam cenderung berawan dengan suhu udara yang relatif hangat. Namun memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan ringan hingga sedang dapat terjadi secara lokal di beberapa kawasan.

“Cuaca di Batam hari ini diprakirakan dapat berubah dengan cepat. Kondisi berawan pada pagi hari bisa berkembang menjadi hujan pada siang atau sore hari akibat pertumbuhan awan konvektif,” ujar prakirawan BMKG, Sabtu (7/3).

BMKG menyebutkan suhu udara di Batam hari ini diperkirakan berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat pembentukan awan hujan lebih mudah terjadi, terutama ketika suhu udara meningkat pada siang hari.

Perubahan cuaca ini juga berpotensi memengaruhi aktivitas transportasi, khususnya di wilayah pelabuhan dan bandara. Oleh karena itu, operator transportasi laut, nelayan, serta pengguna jasa penerbangan diminta untuk lebih memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan perjalanan.

Di sektor penerbangan, kondisi hujan dan awan tebal dapat memengaruhi jarak pandang (visibility) serta aktivitas lepas landas dan pendaratan pesawat di Bandara Hang Nadim Batam. Meski demikian, hingga saat ini aktivitas penerbangan masih berjalan normal dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca yang berkembang.

Sementara itu, bagi transportasi laut, masyarakat yang hendak melakukan perjalanan antarpulau di wilayah Kepulauan Riau juga diimbau untuk waspada terhadap potensi angin kencang dan gelombang yang dapat terjadi saat hujan turun.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar selalu memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan maupun perjalanan jarak jauh.

Dengan kondisi cuaca yang mudah berubah tersebut, warga Batam disarankan membawa perlengkapan hujan serta berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hujan turun yang dapat menyebabkan jalan menjadi licin dan jarak pandang berkurang.

Secara umum, kondisi cuaca Batam masih tergolong normal untuk wilayah tropis, namun masyarakat tetap diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya