Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA di Kota Batam, Kepulauan Riau, pada Kamis (29/1) malam, didominasi awan tebal sejak pagi hari. Kondisi tersebut membuat suhu udara terasa sejuk dan mengiringi aktivitas masyarakat di berbagai kawasan kota.
Pantauan di sejumlah titik, mulai dari Batam Center hingga Bengkong, menunjukkan aktivitas warga berjalan normal. Arus lalu lintas di ruas-ruas utama, seperti Jalan Ocarina, Ahmad Yani, dan Engku Putri, terpantau lancar hingga pukul 08.00 WIB, meskipun langit tampak mendung dan matahari tertutup awan tebal.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan kondisi berawan tebal masih akan berlangsung pada pagi hari. Pada siang hari, hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kota Batam.
BMKG mencatat suhu udara di Batam berada pada kisaran 24 hingga 31 derajat Celsius. Sementara itu, kecepatan angin bervariasi dengan kecenderungan lebih terasa di wilayah pesisir. Kondisi tersebut turut memengaruhi dinamika cuaca di wilayah Kepulauan Riau secara umum.
Menurut BMKG, cuaca di Kepulauan Riau saat ini lebih dominan berawan tebal. Hal itu dipicu oleh adanya kecepatan angin yang cukup kencang di sekitar wilayah Kepri serta kelembapan udara yang relatif rendah di lapisan atas atmosfer. Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya potensi pembentukan awan hujan secara signifikan.
“Cuaca di wilayah Kepulauan Riau hari ini diprakirakan cerah berawan hingga berawan pada pagi hingga dini hari,” ujar Forecaster on Duty BMKG Hang Nadim Batam dalam laporan narasi cuaca, Kamis (29/1).
BMKG memastikan tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan pada hari ini. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta untuk mewaspadai potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama pada siang hingga sore hari.
Selain kondisi daratan, BMKG Maritim juga merilis prakiraan kondisi perairan di wilayah Kepulauan Riau. Dalam laporannya, BMKG menyebutkan ketinggian gelombang laut di Perairan Utara Kepulauan Natuna berpotensi mencapai hingga 1,6 meter dan masuk dalam kategori tinggi.
Kondisi gelombang tersebut dinilai masih mendukung aktivitas pelayaran. Namun, nelayan, operator kapal, dan pengguna transportasi laut diimbau untuk tetap berhati-hati serta memperhatikan perkembangan cuaca dan kondisi angin di lapangan.
BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan perubahan cuaca mendadak yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.
Wilayah Batam yang merupakan daerah kepulauan dengan mobilitas laut yang tinggi membuat kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan.
PERUBAHAN cuaca yang terjadi cukup cepat di wilayah Batam membuat masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi pengguna transportasi laut dan udara.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca NTT 22-24 Maret 2026. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
Saat ekuinoks, lintasan Matahari melintasi tepat di atas khatulistiwa, termasuk wilayah Indonesia yang berada di sekitar garis tersebut.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved