Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Angin Kencang Terjang Permukiman Nelayan Kotabaru

Denny Susanto
08/3/2026 11:58
Angin Kencang Terjang Permukiman Nelayan Kotabaru
Hujan deras disertai angin kencang menerjang permukiman nelayan di Desa Tanjung Serudung , Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru(Dok.BPBD)


CUACA  ekstrem terus melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan sejak beberapa pekan terakhir. Sabtu (7/3) petang hujan deras disertai angin kencang menerjang permukiman nelayan di Desa Tanjung Serudung , Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru.

Data Pusdalops BPBD Provinsi Kalsel mencatat puluhan rumah warga disapu angin kencang (badai) dimana tujuh diantaranya mengalami rusak berat bahkan roboh. Puluhan warga kini terpaksa mengungsi ke lokasi aman. 

"Cuaca ekstrem terus melanda wilayah Kalsel. Terkini hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan pesisir Kotabaru," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalsel, Roni Eka Saputra, Minggu (8/3) dalam laporan kebencanaannya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian dialami warga akibat kerusakan bangunan rumah dan barang-barang mereka mencapai ratusan juta rupiah. "Petugas di lapangan dibantu TNI-Polri telah melakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut kepada korban bencana," ujarnya.

BPBD dan BMKG Kalsel telah menerbitkan peringatan dini tentang kewaspadaan potensi cuaca ekstrem yang sudah berlangsung dua pekan terakhir. Cuaca buruk juga melanda wilayah perairan Kalimantan bagian selatan dan Kotabaru dengan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter. 

Pantauan Media, hujan deras disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah Kalsel pada Sabtu (7/3) petang hingga malam. Beberapa hari sebelumnya angin kencang menerjang  sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar, Barito Kuala dan Kota Banjarmasin. Puluhan rumah dan fasilitas umum pasar, sekolah dan mesjid mengalami kerusakan ringan hingga berat. (E-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya