Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA INdonesia (MI) meraih predikat media terbaik dalam ajang High Level Meting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID( se-Eks Karesidenan Pekalongan, Jawa Tengah, yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cabang Tegal.
Dalam ajang tersebut BI Tegal bersama jajaran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dari 7 Pemerintah Daerah se-eks Karisidenan Pekalongan yakni Pemkot Pekalongan, Pemkab Pekalongan, Pemkab Batang, Pemkab Pemalang, Pemkot Tegal, Pemkab Tegal, dan Pemkab Brebes menggelar kegiatan Implementasi Penguatan Gerakan Nasional
Pengendalian Inflasi Pangan yang dikemas dalam acara High Level Meeting TPID "Perkuat Sinergi Mengendalikan Inflasi", berlangsung di Hotel Nirwana Kota Pekalongan, Kamis (24/11/2022).
Mewakili MI yang menerima penghargaan sebagai media terbaik versi BI Tegal tersebut, koresponden MI yang biasa meliput di Kota Tegal, dan sekitarnya yakni Supardji Rasaban. Selain Supardji Rasban dari MI, juga ada jurnalis dari Antara yang menerima penghargaan sebagai wartawan teraktif, yakni Oky Lukmansyah.
Kepala BI Tegal, M. Taufik Amrozi, menyampaikan jika pihaknya selama ini selalu dibantu para jurnalis dalam menginformasikan segala sesuatu yang menjadi tugas BI Tegal, yang wilayah kerjanya meliputi 7 kabupaten dan kota di Ek-Kaaresidenan Pekalongan.
"Atas nama pimpinan BI Tegal, saya mengucapkan selamat sekaligus apresuiasi yang tinggi kepada dua rekan jurnalis yang selama ini aktif membantu menyebarkan informasi ke khalayak," ujar Taufik.
Dalam gelaran High Level Meting TPID di Kota Batik tersebut masing-masing Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kota, memaparkan tingkat inflasi dan upaya-upaya pengendalian inflasi daerah yang telah dilakukan selama ini dalam membantu masyarakat setempat.
M Taufik Amrozy menuturkan kegiatan High Level Meeting TPID bertujuan untuk menguatkan dan mempertajam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan.
"Kebetulan kami memiliki agenda rutin yaitu High Level Meeting sebagai pertemuan para kepala daerah sebagai ketua TPID difasilitasi BI untuk mengevaluasi apa yang sudah dilakukan dan merencanakan hal-hal yang akan dilaksanakan ke depannya dalam rangka pengendalian inflasi daerah," tutur Taufik.
Taufik menyebut selain melaksanakan sharing session pada High Level Meeting TPID, BI berupaya membantu masyarakat dengan membuka operasi pasar murah di beberapa lokasi untuk membantu menyediakan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau.
"Secara jumlahnya kalau dihitung matematis memang kecil, tetapi inflasi itu bermain di tataran ekspektasi. Dengan digelarnya operasi pasar murah di beberapa titik lokasi ditangkap oleh masyarakat bahwa pemerintah hadir dan peduli memastikan persediaan kebutuhan pokok masyarakat aman dan stabil, sehingga tentu ini juga memberikan dampak psikologis mereka untuk tidak khawatir lagi akan perkembangan ekonomi ke depan," papar Taufik. (OL-13)
Baca Juga: Inflasi Di Cianjur Naik Jadi 4,9%
Harga rata-rata cabai rawit merah kini berada di level Rp53.900 per kilogram, turun jauh dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru
Di tengah tren deflasi komoditas bumbu dapur pasca-Nataru, harga daging sapi murni justru mencatatkan kenaikan anomali. Pedagang pasar mengeluhkan pasokan yang tersendat.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Harga cabai rawit merah, misalnya, untuk eceran Rp 76.200-Rp80.800 sementara harga di pasar induk Rp48.452.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pasokan cabai merah di tingkat petani terbatas menyebabkan harganya mengalami kenaikan cukup signifikan sebesar Rp90 ribu per kilogram.
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 4 Semarang masih membatalkan belasan perjalanan kereta api pada Senin (19/1).
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta api yang dijadwalkan berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir pada Senin.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Pasangan pengantin tetap menggelar resepsi meski banjir menggenangi lokasi acara akibat tingginya curah hujan di Pekalongan.
Hingga Minggu (18/1) sore, ribuan penumpang membatalkan tiket perjalanan dari wilayah Daop 4 Semarang, maupun stasiun keberangkatan lainnya akibat banjir Pekalongan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved