Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Jelang Ramadan, Harga Sejumlah Bahan Pangan di Kupang Naik, Bawang Masih Stabil

Palce Amalo
09/2/2026 17:13
Jelang Ramadan, Harga Sejumlah Bahan Pangan di Kupang Naik, Bawang Masih Stabil
Ilustrasi(MI/PALCE AMALO)

MENJELANG Ramadan, harga bawang putih dan bawang merah di Pasar Tradisional Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, terpantau masih stabil, Senin (9/2). Meski demikian, pedagang mengingatkan keterbatasan pasokan dari petani lokal berpotensi memengaruhi pergerakan harga ke depan.

Saat ini, bawang putih dijual dengan harga Rp50.000 per kilogram, sementara bawang merah bertahan di kisaran Rp40.000 per kilogram. Pedagang menyebut bawang yang beredar di pasar sebagian besar berasal dari luar daerah, lantaran pasokan dari petani lokal masih terbatas. Kondisi tersebut berpotensi menaikkan harga bawang apabila pasokan lokal belum juga tersedia.

“Belum ada lonjakan harga bawang karena permintaan juga masih normal,” kata Erlan, pedagang bawang di pasar setempat.

Sementara itu, harga kacang kedelai mengalami kenaikan dari Rp70.000 menjadi Rp80.000 per kilogram dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan tersebut dipicu oleh terbatasnya pasokan di tingkat distributor.

Untuk komoditas cabai, harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp90.000 per kilogram. Beberapa hari sebelumnya, sejumlah pedagang sempat menjual cabai rawit dengan harga Rp100.000 per kilogram. 

Adapun cabai merah besar dan cabai merah keriting masing-masing dijual dengan harga Rp55.000 per kilogram dan Rp60.000 per kilogram, atau mengalami kenaikan sekitar Rp10.000 per kilogram.

Kemudian harga wortel terpantau sebesar Rp30.000 per kilogram atau naik sebesar Rp5.000 per kg, dan harga kentang sebesar Rp20.000 per kilogram, juga naik sebesar Rp5.000 per kilogram, sedangkan harga tomat sebesar Rp20.000 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar Rp10.000 per kg.

Menurut Erlan, permintaan cabai, tomat, dan kentang masih relatif normal dan belum menunjukkan lonjakan menjelang Ramadan. Ia menjelaskan, kenaikan harga umumnya terjadi akibat terbatasnya pasokan, serta adanya lonjakan harga di tingkat distributor atau petani, yang kemudian berdampak pada harga jual di pasar.

Selain itu, harga telur ayam kini dijual Rp70.000 per rak berisi 30 butir, atau Rp2.000 per butir, naik dari sebelumnya Rp60.000 per rak. “Harga telur ayam sudah naik,” ujar Dewi, pedagang telur di pasar tersebut.

Pedagang memperkirakan pergerakan harga kebutuhan pokok masih berpotensi berubah seiring semakin dekatnya Ramadan, bergantung pada kelancaran pasokan dan kondisi cuaca.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya