Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR pangan awal tahun 2026 menyajikan fenomena kontras. Saat ibu rumah tangga bisa bernapas lega karena harga bumbu dapur mulai "jinak" pasca-libur Nataru, kekhawatiran baru muncul dari lapak daging yang harganya justru merangkak naik secara tidak wajar.
Pantauan Media Indonesia di sejumlah pasar tradisional Jakarta dan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Selasa (6/1) siang, menunjukkan adanya divergensi tren harga yang tajam antara produk hortikultura dan peternakan.
Perbandingan harga rata-rata nasional vs H-1 Tahun Baru:
Secara siklus tahunan, harga pangan seharusnya mengalami koreksi (penurunan) di minggu pertama Januari karena permintaan masyarakat kembali normal usai pesta akhir tahun. Penurunan harga cabai dan bawang mengonfirmasi siklus ini.
Namun, kenaikan harga daging sapi menjadi anomali. Ketua Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) wilayah Jabodetabek, menduga adanya ketidakseimbangan di hulu (feedloter).
"Permintaan di pasar sebenarnya sepi, pembeli balik ke mode hemat. Tapi harga karkas dari RPH (Rumah Potong Hewan) masih tinggi. Alasannya stok sapi bakalan impor yang siap potong awal tahun ini agak tersendat masuknya," ujar salah satu pedagang di Pasar Induk Kramat Jati kepada MI.
Selain faktor teknis pasokan, analis pasar menduga kenaikan ini juga dipicu oleh sentimen psikologis pedagang yang mulai bersiap menghadapi bulan Ramadan yang diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari 2026.
Jarak waktu yang hanya tersisa sekitar 1,5 bulan menuju Ramadan membuat harga daging sapi memiliki resistensi kuat untuk turun (sticky price). Jika pemerintah tidak segera melakukan intervensi—baik melalui operasi pasar atau percepatan realisasi impor daging beku—harga dikhawatirkan akan terus terkerek hingga menembus Rp140.000/kg sebelum puasa dimulai.
Pemerintah melalui Bapanas diharapkan segera menelusuri rantai distribusi daging sapi ini. Jangan sampai anomali di awal tahun menjadi "new normal" harga yang memberatkan masyarakat di 2026. (H-2)
Angin segar bagi ibu rumah tangga, harga cabai rawit merah dan bawang merah kompak turun drastis per 6 Januari 2026. Simak rincian harga sembako terbaru di sini.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh, sejak sepekan terakhir turun.
Harga cabai merah di Aceh melonjak hingga Rp60.000 per kg saat Lebaran 2026. Simak penyebab dan pantauan harga terbaru di Pasar Pante Teungoh Sigli.
Kementan menyatakan terjaganya pasokan cabai berdampak pada harga cabai yang semakin terkendali.
MENJELANG perayaan Idul Fitri 1447 H, harga sejumlah bahan pokok naik di Pasar Gedhe Klaten.
DEWANÂ Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (DPP IKAPPI) memproyeksikan puncak kenaikan harga bahan pokok akan terjadi menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.
Cabai rawit saat ini mencapai Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram, atau naik sekitar 25 persen.
Salah satu produk yang paling diminati adalah daging sapi yang dijual dengan harga Rp100 ribu per kg jauh lebih murah dibanding harga pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved