Jumat 28 Oktober 2022, 12:40 WIB

Anggota MRP Apresiasi Sikap Lukas Enembe Terima Kedatangan KPK

Mediaindonesia.com | Nusantara
Anggota MRP Apresiasi Sikap Lukas Enembe Terima Kedatangan KPK

DOK Pribadi.
Tokoh dari wilayah adat Tabi Kabupaten Jayapura yang juga anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Benhur Yaboisembut.

 

PERKEMBANGAN sikap Gubernur Papua Lukas Enembe yang sudah membuka diri terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat warga Papua lega. Lukas dikhabarkan bersedia menerima kedatangan tim dokter independen dari KPK untuk memeriksa kesehatannya di rumah kediaman di Koya Tengah, Jayapura.

Tokoh dari wilayah adat Tabi Kabupaten Jayapura yang juga anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Benhur Yaboisembut mengapresiasi perkembangan sikap Lukas. Menurutnya, sikap Lukas itu akan mempercepat penyelesaian proses hukum terkait dugaan korupsi yang dituduhkan KPK kepada Lukas.

"Kalau Pak Lukas Enembe sudah membuka diri bertemu langsung dengan KPK, ini jalan terbaik. Sebagai masyarakat adat Tabi kami sangat mendukung," ungkap Benhur di Jayapura, Kamis (27/10).

Sekretaris Dewan Adat Suku (DAS) Moy ini mengimbau kepada kelompok masyarakat pendukung Lukas Enembe untuk tidak menghambat dan menghalang-halangi KPK memeriksa Lukas yang sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi. Ia berharap agar kelompok pro Lukas memberikan kesempatan kepada Lukas untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang disangkakan kepadanya. "Karena Pak Lukas sendiri sudah membuka diri, kenapa masyarakat harus menghalangi atau menghambat?" tanya Benhur.

Benhur menilai sikap kelompok massa pendukung Lukas yang selama ini menghalang-halangi KPK memeriksa Lukas telah membuat penyelesaian persoalan Lukas tertunda. Karenanya, Benhur berulang kali meminta kelompk masyarakat yang saat ini masih berjaga di sekitar rumah kediaman Lukas untuk membubarkan diri, pulang ke rumah, dan kembali ke aktivitas masing-masing.

"Dengan begitu pemeriksaan Pak Lukas oleh KPK bisa berjalan cepat dan lancar. Di situ masyarakat bisa merasa lega bahwa dugaan Pak Lukas menggunakan uang negara untuk melakukan perjudian di luar Indonesia atau di mana pun akan jelas. Kalau itu uang pribadinya ya berarti Pak Lukas bebas dari tuntutan," sebut Benhur. Namun, lanjut Benhur, kalau terbukti Lukas menggunakan uang negara untuk berjudi, gubernur dua periode itu harus mempertanggungjawabkannya, entah dengan mengembalikan uang negara atau dengan cara apapun.

Pelayanan pemerintahan kepada masyarakat Papua semenjak Lukas sakit tak luput dari perhatian Benhur. Ia menilai terjadi penurunan kinerja di tubuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, lebih-lebih setelah Lukas ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Benhur mendesak pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri untuk menunjuk pejabat yang dinilai tepat dan berkompeten untuk memulihkan kinerja Pemprov.

Benhur mengatakan, masyarakat sangat membutuhkan pembangunan, ekonomi mereka harus terbangun, dan ada hal-hal urgen lain yang sedang dihadapi di tahun-tahun politik ini. Benhur menyebut sejumlah hal urgen dimaksud, seperti pemilu legislatif dan Pilpres yang tinggal setahun lagi akan dihadapi oleh masyarakat Papua, serta pembentukan tiga provinsi baru hasil pemekaran dari Provinsi Papua yang juga perlu diurus dengan baik oleh provinsi induk.

"Ini sangat urgen. Kalau tidak ada pengganti (Pj gubernur), sudah jelas semua urusan itu akan tertunda, terhambat. Sudah ada pemekaran tetapi tidak ada yang mengatur, siapa penjabat-penjabat yang akan duduk di sana. Jadi harus diganti sesegera mungkin. Itu harapan kami masyarakat adat," tutup Benhur. (RO/OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Umarul Faruq

BPBD Lumajang Bersihkan Abu Vulkanik Timbun Jembatan dan Tanggul

👤Bagus Suryo 🕔Rabu 07 Desember 2022, 17:32 WIB
Selain pembersihan material vulkanik, BPBD fokus pada penanganan pengungsi. Saat ini, jumlah pengungsi sebanyak 781...
Dok. DPRD Maluku

DPRD dan Pemprov Maluku Tandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS APBD 2023

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 07 Desember 2022, 17:19 WIB
dengan disepakatinya KUA-PPAS APBD Provinsi Maluku tahun anggaran 2023, maka akan dilanjutkan dengan agenda penyampaian dan pembahasan...
MI/Supardji

Mantan Petinggi Sunda Empire Dimakamkan di Brebes

👤Supardji Rasban 🕔Rabu 07 Desember 2022, 17:18 WIB
Lord Rangga yang memiliki nama asli Edi Raharjo, 55, meninggal dunia Rabu pagi di Rumah Sakit Mutiara Bunda Tanjung, Brebes, akibat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya