Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
PEMBAWA bendera pusaka saat upacara 17 Agustus di Istana Merdeka, I Dewi Ayu Firsty Meita Dewanggi, disambut meriah dengan kirab merah putih di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Selasa (30/8). Beragam apresiasi diberikan kepada Firsty, mulai dari sambutan meriah masyarakat dan Bupati Kudus, hingga tabungan pendidikan dari Djarum Foundation.
Dalam pantauan Media Indonesia, Firsty disambut kirab merah putih oleh para rekan paskibra Kabupaten Kudus hingga marching band SMK Wisuda Karya Kudus.
Arak-arakan tersebut mengundang perhatian warga Kudus yang saat itu turut hadir menyaksikan kepulangan Firsty.
Baca juga: BRI Salurkan Dana Pendidikan bagi 68 Paskibraka dan 1.800 Anak Pelaku Usaha Mikro
Bupati Kudus Hartopo, dalam sambutannya, mengapresiasi siswi Kudus yang berhasil mengukir sejarah prestasi yang membanggakan dengan menjadi pembawa baki merah putih di Istana sesaat upacara bendera 17 Agustus 2022 kemarin.
Menurut Hartopo, ini menjadi yang pertama kali pelajar dari Kudus menjadi pembawa baki merah putih mendekat langsung kepada Presiden Joko Widodo.
"Pemerintah Kabupaten Kudus memberikan apresiasi kepada Versty. Dia mengharumkan nama baik Kudus. Ini baru pertama kali, sejarah di Kudus, Ini menjadi tauladan, inspirasi adek paskibra Kudus," kata Bupati Kudus Hartopo saat bersama Firsty di Pendopo Kabupaten Kudus.
Atas prestasi yang membanggakan tersebut, Bakti Pendidikan Djarum Foundation memberikan apresiasi kepada Firsty.
Salah satu apresiasi yang didapatkan adalah tabungan pendidikan senilai Rp50 juta dari Djarum Foundation.
Program Officer Bakti Pendidikan Djarum Foundation Elizabeth Lydia menuturkan Firsty telah membuktikan bahwa dengan ketekukan dan tekad yang kuat, kita pasti bisa meraih mimpi yang besar sekalipun.
"Apresiasi yang kami berikan diharapkan juga dapat membangkitkan semangat siswa-siswi yang lain untuk turut aktif dalam kegiatan Paskibraka ataupun kegiatan lain sebagai bentuk cinta tanah air. Generasi yang kuat pastinya dimulai dari rasa cinta dan bangga dengan Indonesia," ujar Elizabeth Lydia.
Dalam kesempatan tersebut. Djarum Foundation juga turut memberikan apresiasi kepada 65 anggota Pasukan Pengibar Bendera di tingkat provinsi dan kabupaten berupa tabungan pendidikan dengan total senilai Rp130 juta.
Apresiasi diberikan atas usaha, tekad, dan kerja keras siswa-siswi dalam berlatih menjadi Paskibraka dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia.
Pada berkesempatan tersebut, Firsty mengaku berterima kasih atas suport dari berbagai pihak yang telah mendukungnya hingga sampai saat ini.
Menurutnya, pengalaman membawa baki bendera merah putih menjadi kesan berharga baginya karena menerima bendera merah putih langsung dari Presiden Joko Widodo.
"Sempat merasa tidak percaya diri dan minder, tapi selalu ingat pesan orangtua dan guru-guru di sini, jadi semangat lagi," ungkap Firsty.
Sebelumnya, perjuanganya tidak lepas dari semangat melewati beragam latihan fisik hingga seleksi berlapis akhirnya Firsty bisa lolos menjadi anggota Tim Pancasila Tangguh dan bertugas membawa bendera pusaka. (OL-1)
Sebagai bentuk apresiasi, Aliah dan Bianca juga menerima beasiswa pendidikan senilai Rp100 juta serta perawatan eksklusif dari MS Glow Beauty selama satu tahun penuh.
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) turut andil dalam upacara pengibaran bendera Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
Bagi para anggota Paskibraka, tugas di HUT ke-80 RI menjadi pengalaman berharga sekaligus momentum kebangsaan.
Selepas khidmatnya Upacara Detik-Detik Proklamasi, halaman Istana Merdeka Jakarta kembali menjadi saksi momen bersejarah pada peringatan HUT ke-80 RI.
Presiden RI Prabowo Subianto mencium bendera Merah Putih sebelum diserahkan kepada Paskibraka pada Upacara Hari Kemerdekaan Indonesia.
Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) rencananya akan dilakukan sebelum 17 Agustus.
Rangkaian kegiatan diawali dengan IWIP Fun Games 2025 pada 8–15 Agustus 2025, yang menghadirkan delapan kategori perlombaan.
PT GNI yang beroperasi di Morowali Utara ini menggelar upacara bendera dan beragam lomba kebersamaan yang diikuti oleh ratusan karyawan.
Upacara dihadiri lebih dari 200 undangan yang berasal dari perwakilan organisasi masyarakat dan pelajar Indonesia, serta Bank Indonesia dan BUMN yang berada di London.
Sebanyak 360 pelari ambil bagian di acara Jejak Merdeka, masing-masing kota diwakili 45 peserta.
Di Kampung Nelayan Kerang Hijau, Cilincing, warga pesisir antusias mengikuti perlombaan, mencerminkan semangat solidaritas dan kebersamaan masyarakat nelayan.
Dalam pidatonya, Wakil Ketua Golkar DKI Ashraf Ali menegaskan bahwa perjuangan para pahlawan harus diteruskan dengan cara yang relevan di era modern ini.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved