Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KANTOR Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Semarang, Jawa Tengah membongkar percetakan cukai palsu. Tiga orang ditangkap dan barang bukti alat cetak berikut 686 lembar cukai rokok palsu disita.
Pemantauan Media Indonesia Rabu (27/7) sebuah alat cetak cukai palsu, plat film berikut 686 lembar hasil ujicoba cukai palsu masing-masing berisi 125 keping pita cukai diperlihatkan saat kegiatan pemusnahan barang milik negara hasil pengungkapan kasus di Kantor Bea Cukai Semarang.
Pengungkapan kasus percetakan cukai palsu ini cukup mengejutkan karena baru pertama kali dibongkar. Bahkan kegiatan pemalsuan tersebut berpotensi terjadi kerugian negara mencapai Rp241,5 juta meskipun para pelaku belum sempat mengedarkan karena terburu ditangkap.
"Bersamaan barang bukti ini, kita tangkap tiga tersangka yakni ER, EHS dan MM yakni pelaku tukang cetak, desainer dan pemesan cukai palsu tersebut," kata Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean A Semarang Sucipto.
Saat ini, lanjut Sucipto, Bea Cukai belum dapat mengidentifikasi calon pembeli karena pita cukai tersebut masih tahap desain dan dalam proses uji coba untuk mendapatkan hasil terbaik.
Kasus percetakan cukai palsu ini cukup menarik, demikian Sucipto, karena pertama kali terjadi di Kota Semarang, sebelumnya dalam pemalsuan cukai dilakukan selama ini dengan melakukan foto coppy yang dilekatkan pada rokok. "Kali ini para tersangka melakukan dengan mencetak cukai palsu," imbuhnya.
Pada desain dan hasil ujicoba cetakan cukai palsu tersebut, ungkap Sucipto, diperuntukkan bungkus rokok berisi 12 dan 16 batang dengan nilai Rp125 per batang rokok. Untuk mengelabuhi petugas pelaksanaan cetak dilakukan pada malam hari dan orang percetakan tidak mengetahui hal ini. (OL-15)
Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan adanya dugaan praktik penyelundupan barang dan underinvoicing soal penyegelan Toko Tiffany & Co. Berikut kronologi penyegelan Tiffany & Co
Menkeu Purbaya buka dugaan persekongkolan di balik penyegelan tiga gerai Tiffany & Co terkait kasus impor dan underinvoicing.
Ketegasan yang tidak konsisten dapat merusak iklim investasi dan menimbulkan ketidakpastian dunia usaha.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai senilai lebih dari Rp5 miliar dalam penggeledahan yang dilakukan di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (13/2).
KPK menyita Rp5 miliar dari penggeledahan di Ciputat terkait kasus suap dan gratifikasi impor barang KW di Ditjen Bea Cukai Kemenkeu.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa segel tiga toko Tiffany & Co di Jakarta terkait dugaan penyelundupan dan praktik underinvoicing impor barang mewah.
Rencana penambahan layer baru cukai rokok berpotensi menggulung tikar industri Sigaret Kretek Tangan (SKT),
Bea Cukai Atambua melakukan penindakan terhadap peredaran barang kena cukai (BKC) berupa hasil tembakau/rokok ilegal sebanyak 11 juta batang.
Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menahan kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) pada 2026 dinilai sebagai langkah realistis.
Industri Hasil Tembakau (IHT) nasional menunjukkan kinerja ekspor yang melonjak signifikan dari tahun ke tahun.
GUBERNUR Jawa Barat, Dedi Mulyadi menilai keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) pada 2026 sudah tepat.
KEPUTUSAN pemerintah untuk tidak menaikkan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) dan Harga Jual Eceran (HJE) pada tahun 2026 mendapat apresiasi dari pelaku industri rokok elektrik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved