Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA Kampung Cihaur Pojok RT 04/09 Desa Kanoman Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diimbau sementara waktu mengungsi ke tempat lebih aman. Imbauan itu sebagai upaya antisipasi pascapergeseran tanah dan banjir luapan sungai yang menerjang kampung tersebut, Rabu (6/7).
Berdasarkan informasi, pergeseran tanah di wilayah itu terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Kejadiannya diawali hujan deras yang memicu retakan tanah. "Dari retakan tanah itu kemudian terjadi pergeseran atau longsor," kata Pelaksana Harian (Plh) Camat Cibeber, Dadan Asikin, Kamis (7/7).
Tanah longsor diikuti juga meluapnya aliran sungai akibat debit air yang tinggi. Dampaknya, air dari aliran sungai menggenangi areal persawahan dan rumah penduduk. "Terdapat juga dua rumah yang terdampak pergeseran tanah," jelas Dadan.
Pendataan atau asesmen masih bersifat sementara. Menurut Dadan, belum bisa dihitung taksiran kerugian.
"Sementara ini nilai kerugian belum bisa ditaksir. Namun ada dua rumah yang terdampak pergeseran tanah serta lebih kurang 1 hektare lahan sawah yang tertimbun tanah longsor serta terendam luapan air," terangnya.
Baca juga: Tim Sleman Temukan Belasan Rumah Makan Gunakan LPG 3 Kg
Dadan mengaku sudah melaporkan kejadian itu ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah, termasuk Bupati Cianjur. Saat ini warga bergotong royong membantu rumah warga yang terdampak bencana.
"Dikhawatirkan terjadi pergeseran atau tanah longsor susulan, kami mengimbau warga sementara waktu mengungsi ke tempat lebih aman, termasuk menyelamatkan barang-barang berharga di rumah yang sekiranya bisa diamankan," ucapnya. Saat ini warga bersama unsur pemerintahan desa, kecamatan, dan elemen lain bersiaga di sekitar lokasi kejadian. (OL-14)
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Badan Geologi membuat Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah untuk memberikan panduan kepada masyarakat dan pemerintah daerah lokasi yang berpotensi rawan pergerakan tanah di Jabar.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Desa Lawen, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah selama tiga hari berturut-turut memicu terjadinya pergerakan tanah.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Ada 18 rumah yang kondisinya terancam pergerakan tanah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Berdasarkan hasil laboratorium dari Balai Veteriner Kementerian Pertanian di Kabupate Subang hasilnya negatif. Insya Allah aman dan negatif rabies
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Jumlah pelajar yang menjadi korban pada peristiwa itu mencapai 273 orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved