Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LAPORAN pengadministrasian dan keuangan tahun anggaran 2021 di 8 perangkat daerah di Pemkab Cianjur, Jawa Barat, jadi temuan tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat. Temuan itu merupakan hasil tambahan pemeriksaan yang dilakukan tim BPK sebelumnya.
Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Cianjur, Cahyo Supriyo, mengatakan tambahan pemeriksaan BPK terhadap laporan pengadministrasian dan keuangan merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan tahap pertama. Tambahan pemeriksaan tahap kedua dilakukan selama 16 hari.
"Hasil pemeriksaan kemarin untuk melengkapi hasil pemeriksaan tahap pertama. Ada beberapa temuan di delapan OPD (organisasi perangkat daerah) yang bersifat fisik maupun temuan administrasi," kata Cahyo, Selasa (21/6).
Untuk menindaklanjuti hasil temuan tersebut, kata Cahyo, Inspektorat Daerah mengundang 8 perangkat daerah. Tujuannya untuk menyamakan persepsi agar hasil temuan itu segera ditindaklanjuti dengan melengkapi laporan administrasi dan laporan keuangannya. "Sebetulnya ini (pemeriksaan) merupakan hal biasa karena setiap tahun BPK melakukannya di daerah," sebut Cahyo.
Ada berbagai faktor yang menyebabkan laporan pengadministrasian dan keuangan di beberapa perangkat daerah di Kabupaten Cianjur jadi bahan temuan BPK. Satu di antaranya bisa jadi karena faktor kelalaian.
"Banyak faktornya. Bisa jadi karena kelalaian atau faktor penyebab lainnya," tegas Cahyo.
Cahyo mengaku sudah menginstruksikan kepada semua perangkat daerah yang jadi temuan pemeriksaan segera melengkapi sebagaimana amanat BPK. Selajutnya, jika sudah dilakukan pemenuhan kelengkapan laporan pengadministrasian maupun keuangan, BPK akan kembali mengecek. "Pengecekan ini untuk melihat progres apakah kekurangannya sudah dilengkapi atau tidak," jelasnya.
Jika sudah dilakukan pengecekan, sambung Cahyo, selanjutnya akan dilaporkan kembali atau biasa disebut laporan hasil pemeriksaan (LHP). Cahyo berharap kelengkapan dokumen laporan pengadministrasian dan keuangan di 8 perangkat daerah bisa selesai sebelum tenggat waktu yang ditetapkan BPK.
"Kalau memang nanti kekurangan dokumen laporan administrasi dan keuangan sudah lengkap atau final, maka BPK akan mengirimkan kembali LHP-nya kepada kami," ungkapnya.
Cahyo mengaku akan terus memantau dan mengawal pemenuhan kelengkapan dokumen laporan administrasi dan keuangan di 8 perangkat daerah tersebut. "Kami akan terus pantau progres pelengkapan kekurangan laporan administrasi dan laporan keuangan di delapan perangkat daerah ini," pungkasnya. (OL-15)
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
KPK tak kunjung menahan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji Tahun 2023-2024. Kerugian negara Masih diperiksa oleh BPK
Laporan masyarakat akan dianalisis secara mendalam.
Juru bicara Gus Yaqut, Anna Hasbie, mengungkapkan pembagian kuota Haji Tambahan 2024 harus dilihat secara utuh. Hal itu pula yang mendasari penerbitan Buku Putih Kuota Haji Tambahan 2024.
Menjawab pertanyaan jaksa, Ahok yang merupakan Komisaris utama Pertamina periode 2019-2024 mengaku belum bergabung dengan Pertamina.
KPK mengedepankan prinsip kehati-hatian guna menghindari celah hukum dalam proses penyidikan kelak.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
KUOTA haji tahun ini di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkurang dratis jika dibandingkan dengan sebelumnya.
CUACA ekstrem akhir-akhir ini memicu curah hujan tinggi yang meningkatkan potensi gagal panen. Pemerintah setempat mulai ancang-ancang mengantisipasi potensi tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved