Minggu 29 Mei 2022, 11:15 WIB

Dua Jam Razia, Polres Cimahi Angkut Ratusan Motor Knalpot Bising

Depi Gunawan | Nusantara
Dua Jam Razia, Polres Cimahi Angkut Ratusan Motor Knalpot Bising

MI/Depi Gunawan
Anggota polisi melakukan penilangan kepada pengguna sepeda motor yang melakukan pelanggaran lalulintas di Simpang Beatrik, Jalan Raya Lemban

 

MERESPON keluhan masyarakat soal banyaknya pelanggaran lalulintas pengguna kendaraan roda dua, kepolisian merazia dan penindakan di simpang Beatrik, Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (29/5) pagi.

Selama dua jam digelar razia, tak sedikit dari pelanggar yang kesal dan melayangkan protes kepada petugas. Tidak hanya itu, beberapa pengendara sepeda motor juga nekat kabur hingga mencari jalan tikus saat mengetahui adanya penindakan dari polisi.

Namun mereka akhirnya menyerah saat diberhentikan polisi, bahkan banyak yang pasrah sepeda motornya diangkut ke Mapolres Cimahi. Ratusan pengendara ditindak karena kendaraannya menggunakan knalpot bising, tidak membawa surat-surat kendaraan bermotor, tidak memasang plat nomor serta kaca spion dan lain sebagainya.

Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Sudirianto mengatakan, sedikitnya sekitar 150 sepeda motor yang diangkut lantaran melanggar lalulintas. Pemiliknya diminta datang langsung ke polres untuk mengambil kembali sepeda motornya yang telah ditindak.

"Berdasarkan pengaduan masyarakat tentang knalpot brong, ditindaklanjuti oleh kami dengan menggelar operasi. Hal ini untuk menjaga keharmonisan di jalan raya agar tidak menimbulkan gesekan dengan pengguna kendaraan lainnya," katanya.

Penindakan tegas tersebut, lanjut dia, akan rutin digelar di Lembang karena di wilayah itu rawan terjadi pelanggaran lalulintas terutama dari pengendara yang kebut-kebutan dan menggunakan knalpot bising.

"Pelanggaran didominasi knalpot bising, tidak sesuai standar. Kami langsung tindak tegas motornya karena jika hanya penilangan SIM/STNK saja, dikhawatirkan nanti timbul gesekan. Silahkan kepada pemiliknya mengambil motornya asalkan harus membawa knalpot standarnya," ujarnya.

Seorang pengguna sepeda motor, Aji, 15, mengakui sudah melanggar lalulintas karena menggunakan knalpot bising serta belum memiliki SIM. Dirinya pun pasrah saat sepeda motornya diangkut ke atas truk.  "Iya tadi diberhentikan polisi karena memakai knalpot tidak standar. Nanti mau diurus-urus ke kantor polisi," ucap Aji. (OL-13)

Baca Juga: Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Ternak

Baca Juga

dok.ist

Gercep, Sandiaga Beri Dukungan UMKM dan Dalang Cilik di Lombok

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 05:17 WIB
Menparekraf) Sandiaga Uno mendatangi Desa Wisata Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat, mengunjungi pelaku...
MI/Yusuf Riaman

MXGP Beri Dampak Positif Bagi UMKM Sumbawa

👤Yusuf Riaman 🕔Minggu 26 Juni 2022, 22:54 WIB
AJANG MXGP di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan angin segar bagi...
 ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan Primer di Lombok Barat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:45 WIB
Semuanya harus bergerak bersama-sama tanpa arahan, melainkan harus aktif dan proaktif melakukan berbagai program kesehatan yang bermanfaat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya