Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Bupati Fadia Arafiq Terjaring OTT, Sejumlah Mobil Dinas Pejabat Terparkir di Polres Pekalongan

Akhmad Safuan
03/3/2026 14:45
Bupati Fadia Arafiq Terjaring OTT, Sejumlah Mobil Dinas Pejabat Terparkir di Polres Pekalongan
Kondisi Kantor Bupati Pekalongan terpantau sepi setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Selasa (3/3) pagi .(MI/Akhmad Safuan)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) bergerak cepat usai menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pekalongan. Selain membawa Bupati Pekalongan Fadia Arafiq ke Jakarta, penyidik lembaga antirasuah tersebut juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia pada Selasa (3/2), suasana di Kantor Bupati Pekalongan terpantau mulai sepi. Meski demikian, aktivitas rutin pegawai masih terlihat, termasuk kehadiran Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman.

Deretan Mobil Dinas di Mapolres
Pemandangan mencolok terlihat di halaman Kantor Polres Pekalongan Kota. Sejumlah mobil dinas berplat merah milik Pemkab Pekalongan tampak terparkir sejak pagi. Kendaraan tersebut diduga merupakan tunggangan para pejabat yang tengah menjalani pemeriksaan, di antaranya:

  •     SUV G 1269 XB
  •     Minibus G 1090 XB
  •     SUV G 1223 XB
  •     SUV G 84 B
  •     SUV G 1256 XB

Di dalam kendaraan tersebut, masih terlihat atribut kedinasan seperti tas, topi berlogo Kabupaten Pekalongan, hingga seragam dinas warna putih yang tergantung.

Kepala Seksi Humas Polres Pekalongan Kota, Iptu Purno Utomo, membenarkan adanya aktivitas penyidik KPK di markasnya.

"Betul ada ada pemeriksaan dari KPK terhadap sejumlah pegawai Pemkab Pekalongan, mereka diperiksa di aula dan posko yang berada di lantai 2 Polres," kata Iptu Purno Utomo.

Namun, pihak kepolisian menegaskan hanya memfasilitasi tempat. "Saya tidak tau siapa-siapa yang diperiksa," tambahnya, menekankan bahwa Polres hanya meminjamkan ruang dan melakukan pengamanan.

Respons Wakil Bupati
Di sisi lain, Wakil Bupati Pekalongan Sukirman tetap berkantor seperti biasa. Ruang kerjanya diketahui tidak ikut disegel oleh tim penyidik. Saat dikonfirmasi mengenai OTT yang menjerat Bupati Fadia Arafiq, Sukirman mengaku belum mendapat laporan mendalam.

"Saya belum mengetahui, karena belum mendapatkan laporan tentang hal ini, sejak pagi masuk ke kantor," ujar politikus PKB tersebut.

Terkait titik mana saja yang menjadi sasaran penyegelan KPK di lingkungan Setda, Sukirman menyatakan akan melakukan pengecekan lebih lanjut. "Nanti saya cek dulu ya, saya belum tau," pungkasnya. (AS/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya