Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMPUNG Blok Ketupat Bandung yang berada di RW 13 Jalan Caringin, Babakan Ciparay, menjadi salah satu kawasan sentra ketupat. Di tempat itu, warganya secara turun temurun menganyam daun kelapa untuk dijadikan sarang atau cangkang ketupat.
Seperti diketahui, ketupat merupakan salah satu makanan khas yang selalu tersaji pada Hari Raya Idulfitri, tidak lengkap rasanya lebaran tanpa ketupat. Tradisi ini bukan saja ada di Kota Bandung tetapi di seluruh Indonesia.
Dari pantauan Media Indonesia, Kamis (28/4), terlihat sejumlah perajin mulai menyiapkan daun kelapa yang hendak dijadikan cangkang ketupat di sepanjang jalan.
"Hari ini merupakan persiapan awal diproduksinya cangkang ketupat, sehingga belum banyak cangkang ketupat yang telah siap untuk dijual. Namun beberapa pesanan sudah mulai berdatangan dari sejumlah pasar yang ada di Kota Bandung," kata Ketua RT 01, RW 13 Blok Ketupat, Firman.
Rohyati, 65, salah seorang pengrajin cangkang ketupat yang sudah lebih awal mengenyam daun kelapa untuk dijadikan sarang ketupat, menceritakan, dirinya sejak masih kanak-kanak sudah bisa membuat cangkang ketupat dan tradisi ini terus berlangsung terun temurun hingga sekarang.
"Saya tidak tahu mulai kapan warga kampung ini mulai membuat cangkang ketupat, yang jelas sejak saya bayi dan kini berusia 65 tahun pekerjaan ini sudah menjadi rutinitas setiap hari, dan akan meningkat produksinya pada saat menjelang lebaran," kata Rohyati sambil tetap membuat cangkang ketupat.
Tradisi turun temurun memproduksi cangkang ketupat ini terus dilakukan Rohyati. Bahkan kini dia dibantu dengan enam anaknya, tiga anak perempuan dan tiga anak laki-laki. Mereka saling bahu membahu memproduksi cangkang ketupat. Tiga anak perempuannya memproduksi di rumah, sedang tiga anak laki-lakinya membawa cangkang ketupat untuk dijual di pasar.
"Ada dua jenis cangkang ketupat, yang daunnya hijau dan agak putih atau hijau muda. Kalau yang hijau, itu biasanya dijual untuk pedagang kupat di pasar, belinya ke sini. Kalau yang warnanya hijau muda untuk pesanan jelang Idulfitri," ungkapnya.
Hari ini saja, Rohyati sudah mendapat sekitar 6.000 ikat pesanan cangkang ketupat. Jumlah 6.000 yang dimaksud bukan berarti 6.000 buah cangkang ketupat, melainkan 6.000 ikat dengan jumlah variatif di tiap ikatnya. Ada yang seikat berisi 10 cangkang ketupat, ada lagi yang 25 cangkang ketupat, dan juga disesuaikan pesanan pembeli.
Secara keseluruhan, jika dipukul rata, satu rumah produksi di sentra ini bisa menghasilkan hingga seratus ribu buah cangkang ketupat tiap jelang Idulfitri. Harga yang dibanderol untuk satu ikat cangkang ketupat bervariasi. Untuk satu ikat berisi 10 cangkang misalnya, harganya berkisar antara Rp6-10 ribu, untuk satu ikat berisi 25 buah cangkang ketupat, harga terendahnya dimulai dari Rp15 ribu.
Iis, 35, yang merupakan putri dari Rohayati, mengaku produksi meningkat tiga hingga lima kali lipat tiap menjelang Hari Raya Idulfitri. Jika pada hari biasa mereka hanya menjual 1.000 hingga 1.500 ikat cangkang ketupat, jumlah itu bisa meningkat hingga 10.000 ikat cangkang ketupat jelang Idulfitri. Menariknya, fase awal masuk pandemi covid-19 justru menjadi ladang rezeki. Pasalnya, jumlah orderan yang masuk ke rumah mereka mencapai 30.000 ikat atau tiga puluh kali lipat dari biasanya. Hanya perlu hitungan jam bagi rumah produksi ini untuk menyelesaikan satu pesanan dari pelanggan.
"Jika memesan cangkang ketupat siang hari, maka sore hari atau esok pagi, pesanan sudah dapat diambil. Kalau pesan di bawah 50 ikat sih dua jam juga selesai," ucap Iis yang mengaku sejak kecil sudah bisa membuat cangkang ketupat.
Baca juga: Dira Sugandi Bosan Sekaligus Rindu Menu Ketupat Lebaran
Iis hanya berharap usaha yang mereka jalankan bisa laris manis di pasaran. Sejauh ini, mereka telah menjual cangkang ketupat ke wilayah Bandung Raya dari mulai Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cimahi, serta Kabupaten Bandung. Selain itu, mereka sekeluarga berharap dapat terus diberi kesehatan agar senantiasa melanjutkan usaha yang sudah turun temurun dijalankan keluarganya.(OL-5)
Tradisi ini merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada leluhur, dan dewa-dewa yang disembah serta sebagai simbol penyucian sebelum memasuki Tahun Baru Imlek.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
para pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah diberikan wadah untuk menampilkan karya tari yang memadukan musik modern dengan nilai-nilai budaya Indonesia.
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Tradisi tabayyun di kalangan ulama dan warga NU telah lama familiar dan mengakar.
Sejarah makan siang di Indonesia sendiri adalah cerminan perjalanan sosial, ekonomi, dan budaya yang selalu berubah.
Bluebird berkomitmen tidak hanya menyediakan layanan transportasi yang aman dan nyaman, tapi juga berupaya untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan
Proses eksekusi terhadap aset seluas 493 meter persegi tersebut berlangsung kondusif
Untuk setiap pembelian kendaraan Jetour Dashing & Jetour X70 Plus, konsumen akan mendapatkan garansi mesin hingga 10 tahun atau 1.000.000 km
JARINGAN convenience store global, FamilyMart melebarkan sayapnya ke Kota Bandung dengan membuka tujuh gerai sekaligus pada Jumat (6/2).
Petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pendinginan dan penyekatan agar api tidak merambat ke bangunan yang lain.
favehotel Hyper Square Bandung menghadirkan Arabian Night Fest selama Ramadhan dengan konsep all you can eat, sajian khas Timur Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved