Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

PAD Kota Bandung Melonjak 15%, Sektor Restoran dan Event Jadi Motor Penggerak

Naviandri
20/2/2026 13:12
PAD Kota Bandung Melonjak 15%, Sektor Restoran dan Event Jadi Motor Penggerak
Kuliner jadi penopang PAD Kota Bandung, Jawa Barat .(MI/Naviandri-HO/Diskominfo Kota Bandung)

PENDAPATAN Asli Daerah (PAD) Kota Bandung menunjukkan tren positif dengan mencatatkan peningkatan signifikan hingga lebih dari 15%. Kenaikan ini didominasi oleh kepatuhan pajak sektor restoran serta geliat penyelenggaraan acara (event) yang mulai stabil.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, memberikan apresiasi atas meningkatnya kesadaran pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner. Meski demikian, ia mencatat adanya dinamika pada sektor perhotelan di mana terjadi ketimpangan okupansi antara hotel berbintang dan non-bintang.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pengelola restoran yang telah patuh membayar pajak 10 persen. Memang tidak menutup kemungkinan adanya pelaku usaha yang belum optimal dalam pelaporan pajak. Padahal kalau mereka melapor, ada banyak bantuan yang bisa kita berikan,” ujar Farhan di Bandung, Kamis (19/2).

Terkait hotel non-bintang yang mengalami penurunan okupansi, Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan khusus, termasuk dukungan teknis dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.

Infrastruktur dan Kemandirian Fiskal
Farhan menegaskan bahwa penguatan PAD merupakan fondasi utama untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan layanan publik secara berkelanjutan. Dengan kondisi fiskal yang sehat, pemerintah memiliki ruang gerak lebih luas untuk melakukan pembangunan tanpa memberikan beban tambahan bagi masyarakat.

"Peningkatan PAD menjadi fondasi penting bagi pembiayaan pembangunan, terutama infrastruktur dan layanan publik. Kita jaga ekosistem usaha tetap tumbuh, tapi juga patuh. Itu kuncinya,” tambahnya.

Sektor Ekonomi Kreatif dan Olahraga
Selain pajak konvensional, Pemkot Bandung mulai melirik sektor ekonomi kreatif dan olahraga sebagai sumber pendapatan baru. Berikut adalah beberapa faktor pendukungnya:

  •     Tuan Rumah Event Besar: Persiapan sebagai tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) dan pendukung Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
  •     Klub Olahraga Profesional: Dampak ekonomi dari pertandingan klub besar seperti Persib Bandung dan Satria Muda Pertamina Bandung.
  •     Wisata Festival: Penyelenggaraan festival budaya dan pertunjukan seni yang konsisten menarik wisatawan.

"Antusiasme pertandingan Persib dan Satria Muda Pertamina Bandung menjadi contoh bagaimana event olahraga mampu menggerakkan sektor kuliner, transportasi, hingga perhotelan," papar Farhan.

Ia optimistis jika ekosistem event ini diperkuat dan diperluas, perputaran ekonomi di Kota Bandung akan semakin merata, yang pada akhirnya berdampak langsung pada kesejahteraan warga. (AN/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya