Kamis 28 April 2022, 14:12 WIB

Jhonlin Siap Produksi Minyak Goreng Dengan Harga Merakyat

Denny Susanto | Nusantara
Jhonlin Siap Produksi Minyak Goreng Dengan Harga Merakyat

MI/Denny Susanto
Pabrik minyak goreng PT Jhonlin Agro Raya Tbk, di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

 

PT Jhonlin Agro Raya Tbk, pabrik minyak goreng unit usaha PT Jhonlin Group di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan dalam waktu dekat akan memproduksi minyak goreng premium kemasan dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Pabrik berkapasitas 160 ton per hari tersebut akan memproduksi minyak goreng premium kemasan 1 liter dan 2 liter paling lambat
Agustus 2022 sehingga masyarakat bisa mulai menikmati minyak goreng premium dengan harga terjangkau. "Progres pembangunan pabrik minyak goreng kami sudah 80% saat ini dan segera berproduksi," kata Zafrinal, Direktur Utama PT Jhonlin Agro Raya Tbk, Kamis (28/4).

Pembangunan pabrik minyak goreng milik PT JAR terletak di Sungai Dua, Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu, dikerjakan PT Wijaya Karya
Rekayasa Konstruksi mulai Agustus 2021. Menurut Zafrinal, pogram utama PT JAR membangun pabrik minyak goreng dan ikut berperan serta dalam peningkatan ekonomi regional dengan menghasilkan produk minyak goreng berkualitas baik. Salah satunya melalui kebijakan membeli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit produksi petani dengan harga terbaik.

"Anjloknya harga TBS petani yang memang terasa memberatkan bagi petani karena harga pupuk dan saprotan masih sangat tinggi, diharapkan akan terbantu dengan kebijakan tersebut. Kita masih bakal terus membeli TBS masyarakat dengan harga terbaik," tegas Zafrinal.

Zafrinal yakin salah satu dasar kebijakan pemerintah melakukan pelarangan ekspor adalah untuk menstabilkan harga dan rantai pasok minyak
goreng dan hal ini sifatnya sementara sesuai dengan Artikel XI GATT yang mengatur bahwa negara anggota WTO bisa menerapkan larangan pembatasan ekspor sementara untuk mencegah dan mengurangi kekurangan bahan makanan atau produk penting lainnya.

baca juga: Harga Minyak Goreng Curah di Sebagian Wilayah Pantura Jateng Mulai Turun

Presiden Jokowi pada 27 April 2022 mengumumkan larangan ekspor CPO, RBDPO dan RBD Olein dan minyak goreng yang diperjelas dengan Permendag no 22 tahun 2022. Kebijakan pemerintah itu berlaku sampai harga minyak goreng curah Rp14.000 per liter di pasar tradisional, akibat pelarangan ini juga berdampak  potensi kehilangan devisa sekitar Rp43 triliun dalam sebulan jika larangan diberlakukan.

"Kita berharap hal ini tidak akan berlangsung lama karena kebutuhan migor nasional hanya 5-6 juta ton, sedangkan produksi nasional
mencapai 46.8 juta ton. Jadi hanya sekitar 10% saja dari total produksi," papar Zafrinal.

Lebih lanjut Zafrinal menerangkan, pada dasarnya PT Jhonlin Group tetap mengikuti regulasi pemerintah dan tidak ada perubahan berarti
dalam kebijakan yang telah ditentukan perusahaan. (N-1)

 

Baca Juga

dok.ant

Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk Rappokalling hancurkan 31 Rumah

👤Lina Herlina 🕔Selasa 27 September 2022, 12:00 WIB
SETIDAKNYA 31 rumah warga di kawasan padat penduduk di Jalan Rappokalling Timur, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar,...
DOK/PERSIS

Persatuan Islam Gelar Muktamar ke XVI, Ridwan Kamil Suntikkan Semangat Memaslahatkan Umat

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 27 September 2022, 11:20 WIB
Selain merumuskan program kerja organisasi, melalui kegiatan inipun diharapkan jalinan kekerabatan di antara pengurus semakin...
DOK/LPPM ITB

LPPM ITB Meluncurkan AR Bahasa Isyarat, Dukung Kopi Saa-Cafein Cafe Inklusi

👤Bayu Anggoro 🕔Selasa 27 September 2022, 11:10 WIB
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari perayaan hari Bahasa Isyarat pada 23 September...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya