Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Surya Group Bangun Pabrik di Lampung Timur, Serap 3.000 Tenaga Kerja Lokal

Rahmatul Fajri
18/1/2026 20:06
Surya Group Bangun Pabrik di Lampung Timur, Serap 3.000 Tenaga Kerja Lokal
Ilustrasi(Dok Istimewa)

CEO Surya Group, Muhammad Suryo, membangun pabrik rokok HS seluas dua hektar di Desa Nibung, Kecamatan Gunung Pelindung, Lampung Timur. Pabrik ini diproyeksikan mulai beroperasi tahun ini dan akan menyerap sedikitnya 3.000 tenaga kerja lokal.

Rencana ekspansi besar-besaran ini diumumkan Suryo dalam jumpa pers konser "Hey Slank X HS: Berani Kita Beda" di Azana Boutique Hotel Bandar Lampung, Sabtu (17/1/2026). Turut hadir dalam acara tersebut seluruh personel Slank; Kaka, Bimbim, Abdee, Ridho, dan Ivanka.

"Targetnya Maret pabrik sudah jadi dan April mulai perekrutan. Kami membutuhkan 3.000 tenaga kerja untuk tahap awal," ujar Suryo, melalui keterangannya, Minggu (18/1/2026).

Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya. Menariknya, HS menerapkan pola perekrutan yang unik: tidak mensyaratkan ijazah, batas usia, maupun pengalaman kerja.

"Saya ingat diri saya sendiri yang memulai dari nol. Banyak orang menganggur karena terbentur syarat pengalaman kerja. Di HS, yang penting adalah kemauan belajar. Kami juga memberikan prioritas bagi warga sekitar dan penyandang disabilitas," tegas alumni SMP 2 Tanjung Bintang ini.

Selama masa pelatihan, calon pekerja akan didampingi tenaga profesional dan diberikan uang saku sebesar Rp300 ribu sebagai bentuk penghargaan sejak hari pertama bergabung.

Konser Gratis dan Pemberdayaan UMKM

Sebagai rangkaian pengenalan pabrik baru, HS menggelar konser gratis di Stadion PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu malam. Selain Slank, konser ini dimeriahkan oleh Shaggydog, Andika Kangen Band, Mahalara, Bang Taun, dan Threesixty.

Sama seperti di kota-kota sebelumnya (Yogyakarta, Semarang, Surabaya, dan Bali), konser ini juga melibatkan komunitas Slankerspreneur. Para pelaku UMKM dari komunitas Slankers diberikan ruang untuk menjajakan produk kreatif mereka, mulai dari rilisan fisik lagu, merchandise resmi, hingga produk kuliner.

Dukungan dari Slank

Drummer Slank, Bimbim, menyatakan dukungannya terhadap langkah Suryo karena menilai HS bukan sekadar bisnis komersial, melainkan sebuah gerakan ekonomi.

"Tahun 2026 ini ekonomi lagi susah dan banyak orang kehilangan pekerjaan. Kami mendukung HS karena mereka membuka pabrik di mana-mana agar teman-teman bisa kerja. Ini adalah sebuah movement," kata Bimbim.

Bahkan, Suryo secara terbuka menyanggupi permintaan personel Slank untuk memberikan kuota khusus bagi para Slankers yang ingin melamar kerja di pabrik HS Lampung nanti.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya