Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Perusahaan-perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat dan Jerman yang tergabung dalam konsorsium PT Quantum Luminous Indonesia, PT Terra Mineral Nusantara dan Tynergy Group segera memulai konstruksi fasilitas industri semikonduktor, hilirisasi pasir silika, dan produksi kaca di Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park, Pulau Galang, Kepulauan Riau. Langkah ini menandai komitmen kuat perusahaan-perusahaan tersebut untuk mempercepat realisasi investasi besar di sektor industri berbasis semikonduktor dan industri manufaktur kaca berteknologi tinggi di Indonesia.
“Kita sudah menyampaikan surat untuk percepatan investasi kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi untuk kedua kalinya. Kami juga sudah melakukan penandatanganan komitmen investasi di acara Anugerah Investasi yang diselenggarakan oleh BP Batam. Pembangunan ini akan kami bangun bersama mitra lokal kami yaitu dengan Kawasan Industri Wiraraja GESEIP di Pulau Galang,” ujar Presiden Direktur PT QLI, Walter Grieves, dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (2/12).
Pembangunan rencananya dilaksanakan mulai awal 2026 setelah mendapat persetujuan dari BP Batam. Tynergy Group dan PT Quantum Luminous Indonesia menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat dan siap memulai pembangunan setelah seluruh perizinan teknis dan administratif dirampungkan serta berpartisipasi dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2029 sebesar 8%.
Sebagai informasi, rencana investasi Tynergy Group di Indonesia berawal dari pertemuan pada saat penyelenggaraan KTT G20 Bali pada 2022 lalu, melalui diskusi dengan Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita dan pertemuan yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indoinesia di Washington DC, saat itu, Rosan Perkasa Roeslani.
Komitmen investasi antara Tynergy Group dengan Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park semakin kuat setelah penandatangan MoU pada saat penyelenggaraan Hannover Messe 2023 di Jerman. Dalam pertemuan tersebut, konsorsium tersebut kembali menegaskan minatnya untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur strategis, melalui salah satu program strategis Pemerintah di bidang hilirasasi sumber daya alam.
Momentum kerja sama ini berlanjut dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Tynergy Group dengan PT Galang Bumi Industri, selaku pengelola PSN Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park pada 12 November 2023 dan disaksikan langsung oleh Rosan Perkasa Roeslani yang saat itu menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.
Tynergy Group dan PT Quantum Luminous Indonesia juga telah melakukan rangkaian pertemuan dengan BP Batam, khususnya terkait kesiapan lahan, utilitas, dan dukungan infrastruktur. Total nilai investasi yang disiapkan diperkirakan mencapai US$26,730,000,660.
Sebagai bagian dari upaya percepatan realisasi investasi proyek, perusahaan-perusahaan tersebut kini secara resmi mendesak percepatan finalisasi seluruh proses perizinan yang diperlukan agar konstruksi tahap pertama dapat segera dimulai.
Mengingat rencana pembangunan ini berada dalam status Proyek Strategis Nasional, perusahaan menilai percepatan izin sangat penting untuk memastikan, kepastian investasi, kesiapan rantai pasok industri, penyerapan tenaga kerja lokal dan transfer acknowledge and technology melalui program vocational pada perusahaan induk yang berbasis di Jerman serta meningkatkan daya saing Indonesia dalam global supply chain industri semikonduktor dan berteknologi tinggi. (E-3)
Amerika Serikat sepakat menurunkan tarif impor barang Taiwan menjadi 15% sebagai imbalan investasi semikonduktor senilai US$250 miliar untuk kemandirian teknologi.
Fokus kebijakan, sebaiknya diarahkan pada segmen industri perakitan, pengujian, dan pengemasan (assembly, testing, and packaging) serta manufaktur komponen pendukung.
Pemerintah Belanda mengambil alih kendali Nexperia, produsen chip milik Tiongkok, guna menjaga pasokan semikonduktor dan melindungi keamanan ekonomi Eropa.
Tiongkok resmi memperketat ekspor logam tanah langka, elemen penting untuk teknologi tinggi.
Dalam sambutan Hari Nasional Taiwan ke-114 Representative TETO Bruce Hung menegaskan posisi Taiwan sebagai pusat revolusi AI.
Suryo menjelaskan, motivasi utamanya membangun pabrik di Lampung Timur adalah untuk menekan angka pengangguran yang tinggi di daerah asalnya.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasi atas peresmian pabrik VinFast yang dilaksanakan tepat waktu.
pabrik ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 300.000 unit kendaraan listrik per tahun,
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
Pembangunan pabrik memasuki tahap lanjutan dengan kesiapan infrastruktur yang terus dikejar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved