Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kali ini korban pencabulan menimpa bocah delapan tahun yang duduk di bangku sekolah dasar (SD). Ironinya pelaku pencabulan anak di bawah umur merupakan orang terdekat korban yang sehari-hari bersama.
Kasus yang didampingi Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBHNU) Kabupaten Kudus itu, Yusuf Istanto menuturkan terduga pelaku berinisial K, 60, yang merupakan masih kerabat korban. Diketahui terduga pelaku tersebut dalam sehari-hari dimintai tolong oleh orangtua korban untuk mengasuh.
"Orangtuanya bekerja semua. Bapaknya penjual cilok. Ibunya bekerja di pabrik. Kami dimintai tolong untuk mendampingi kasus ini. Korban pencabulan itu merupakan masih orang dekat," kata Yusuf Istanto saat jumpa pers dengan awak media di Kudus, Selasa (8/3/2022).
Kasus pencabulan tersebut terjadi pada sekitar Desember 2021 dan diketahui berawal dari korban yang mengeluh kesakitan pada kemaluannya kesulitan untuk buang air. "Dari kondisi tersebut korban menceritakan hal yang tidak senonoh dilakukan oleh pelaku. Pencabulannya dilakukan menggunakan tangan," terangnya.
Lebih lanjut, usai adanya keluhan anaknya kesakitan, pelaku saat ditegur keluarga korban mengakui perbuatan keji yang telah dilakukan. Menurut pengakuan pelaku, sudah lebih dari satu kali korban menerima tindak pencabulan tersebut.
Kasus pencabulan yang menimpa korban anak di bawah umur sudah dilaporkan pihak keluarga kepada Polres Kudus pada 26 Februari 2022. Keluarga korban juga sudah melakukan visum untuk melengkapi bukti lebih lanjut, tetapi hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut.
"Rencananya kami mendatangi Unit PPA Polres Kudus untuk mempertanyakan perkembangan kasus ini," ungkapnya. Kini terduga pelaku tindak pencabulan masih berkeliaran bebas membuat resah warga.
Baca juga: Pasar Murah di Sulsel, Sekejap 3.600 Liter Migor Terjual
Sebelumnya, Februari 2022 kasus pencabulan serupa muncul setelah orangtua korban melaporkan tindak pencabulan yang menimpa anaknya. Kasus tersebut terjadi di Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Ironinya sebanyak delapan anak menjadi korban pencabulan yang dilakukan guru ngaji mereka di TPQ di Desa Menawan. (OL-14)
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyampaikan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus penculikan anak yang terjadi belakangan ini.
Psikolog anak, Mira Damayanti Amir, menekankan bahwa darurat kekerasan tengah terjadi di Indonesia.
UPAYA yang terukur untuk mewujudkan gerakan mengatasi kondisi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak harus segera direalisasikan.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong dilakukan pencegahan terhadap terjadinya tindak kekerasan kepada anak secara berulang atau reviktimasi.
Hampir setengah anak di Indonesia mengalami kekerasan. Temukan fakta penting tentang perlindungan anak dan langkah untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi mereka.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved