Rabu 01 Desember 2021, 16:40 WIB

Bangkitkan UMKM Kuliner di Sumatera dengan Gandeng Youtuber

mediaindonesia.com | Nusantara
Bangkitkan UMKM Kuliner di Sumatera dengan Gandeng Youtuber

Ist
Youtuber dan Content Creator Magdalena bersama pelaku UMKM kuliner di Sumatera.

 

PANDEMI Covid-19 telah meluluhlantahkan beberapa sektor tak terkecuali sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)  khususnya bidang kuliner.

Berdasarkan survei yang dilakukan Smesco Indonesia, institusi di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), pada bMaret hingga April 2021 mengungkapkan bahwa persentase UMKM sektor makanan olahan, sektor rumah makan serta warung kopi dan lainnya mengalami keterpurukan karena efek dari pandemi.

Dengan kondisi dan situasi seperti sekarang, perusahaan produsen Teh Pucuk Harum sebagai teh favorit masyarakat Indonesia, berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri kuliner di Indonesia.

Teh Pucuk Harum kembali berkolaborasi bersama YouTuber ternama Tanah Air yakni Magdalena atau yang lebih dikenal Mgdalenaf pada akun media sosialnya untuk kembali menjalankan program UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum yang merambah ke pulau Sumatera.

Pada Maret 2021 lalu program UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum telah mengunjungi 14 UMKM di wilayah Pulau Jawa hingga Bali tepatnya di enam kota. Progam ini mendapat banyak respons positif dari para followers, subcribers Mgdalenaf hingga masyarakat luas.

Kini, UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum kembali hadir dengan mengunjungi Pulau Sumatera tepatnya di enam kota yakni, Lampung, Bangka, Belitung, Palembang, Padang dan Medan.

Senior Brand Manager Teh Pucuk Harum, Yustina Amelia, mengatakan,“Dengan kembali menjalankan program UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum yang kedua kalinya di masa pandemi."

"Program merupakan sebuah bukti nyata kami untuk selalu konsisten dalam membantu para UMKM bidang kuliner di Indonesia untuk terus bangkit dan mendukung inovasi-inovasi baru dalam bentuk sajian yang unik dan khas serta disukai masyarakat khususnya para penggiat kuliner,” kata Yustina pada keterangan pers, Rabu (1/12).

Pada program UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum masih mengusung konsep yang sama untuk membantu para UMKM di bidang kuliner yang mengalami penurunan omzet ataupun bergantung pada penghasilan sehari-hari.

Namun yang membuat program kali ini berbeda dari sebelumnya adalah Magdalena mengadakan Digital Activation dengan judul #UMKMHuntingWithMGDALENAF #DitemeninTehPucukHarum.

Gerakan digital ini merupakan sebuah ajakan kepada followers dan subscribers Mgdalenaf atau pun masyarakat yang sudah menonton tayangan video YouTube UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum di Pulau Sumatera.

Para followers diajak untuk turut serta membuat sebuah konten makanan atau kuliner sekreatif mungkin tentang UMKM yang telah didatangi Magdalena di pulau Sumatera.

“Tujuan diadakannya gerakan ini, untuk bisa bersama-sama membantu mempromosikan UMKM yang didatangi secara meluas," kata ungkap Magdalena, YouTuber dan content creator.

"Tidak hanya bergerak dari diri saya sendiri melalui platform yang saya miliki, namun saya juga mengajak teman-teman dan masyarakat di luar sana untuk dapat turut andil dalam membantu UMKM melalui platform yang mereka miliki," katanya.

"Dengan begitu gerakan ini akan semakin massive untuk bisa membantu para UMKM bidang kuliner bangkit dari keterpurukan,” ungkap Magdalena.

Lima orang pemenang akan dipilih dari setiap konten UMKM pilihan yang di unggah dan masing-masing pemenang akan mendapatkan hadiah berupa e-voucher serta persediaan produk Teh Pucuk Harum. Periode gerakan digital ini dapat diikuti dari tanggal 7 November 2021 hingga akhir Desember 2021.

Magdalena selalu memiliki kisah menarik di setiap kota yang dikunjungi dalam program UMKM Pilihan Mgdalenaf Bersama Teh Pucuk Harum tak terkecuali pada enam kota di Pulau Sumatera.

Misalnya, Bebek Gila Deborah yang berlokasi di kota Lampung yang memiliki ciri khas menjual satu ekor bebek dalam ukuran besar yang dimasak dengan cabai seberat 6 kg.

Cita rasa yang disajikan sangat enak, cabai nya sangat pedas, dan harganya pun relatif terjangkau namun karena efek pandemi mereka harus kehilangan para pelanggannya.

Lalu ada Mie Celor Poligon yang terletak di kota Palembang merupakan mie legendaris yang berdiri sejak puluhan tahun lamanya yang memiliki cita rasa yang sangat enak. 

Namun akibat pandemi Mie Celor Poligon sempat menutup kedainya dan juga telah banyak kehilangan omzet selama penjualan. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA

Bencana Hidrometeorologi Ancam Empat Wilayah di Selatan Jateng

👤Lilik Darmawan 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:51 WIB
DALAM dua hari mendatang, empat kabupaten di wilayah Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan terancam bencana...
DOK Pribadi.

Sejumlah Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan di Badung Bali

👤Ruta Suryana 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:42 WIB
Masih di lokasi yang sama juga, pohon akasia setinggi 15 meter dengan diameter 80 cm juga tumbang yang sempat menutupi badan jalan sebelum...
MI/Djoko Sardjono.

Lecehkan Penyanyi Dangdut, Bento Ditangkap Polres Klaten

👤Djoko Sardjono 🕔Selasa 18 Januari 2022, 17:22 WIB
Bento saat ditanya pers mengatakan bahwa ia tidak sengaja melecehkan dan memukul penyanyi dangdut yang tengah menghibur tamu di acara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya