Selasa 30 November 2021, 14:05 WIB

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis I di Jatim Tembus 70,12 Persen

Faishol Taselan | Nusantara
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis I di Jatim Tembus 70,12 Persen

dok.Unisma
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau vaksinasi bagi difabel dan dosis ketiga untuk nakes di Malang, pada Agustus 2021.

 

PEMPROV Jawa Timur terus menggelorakan vaksinasi di semua lapisan masyarakat di wilayhnya. Hingga kini capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Jatim per 27 November 2021, sudah mencapai 70,12 persen.

"Berdasarkan data Dashboard Kemenkes/KCPEN, capaian dosis pertama Vaksinasi Covid-19 di Jatim sudah 22.316.301 orang atau 70,12 persen dari target provinsi. Ini capaian luar biasa," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Selasa (30/11).

Sementara, capaian vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Jatim tercatat sudah menembus angka 14.829.578 orang atau setara 46,60 persen dari target.

"Terima kasih gotong royong dan sinergi semua pihak, termasuk perawat dan tenaga kesehatan se-Jatim. Insyaallah percepatan vaksinasi terus kami lakukan," ujarnya.

Dihadapan para perawat yang hadir pada di PPNI Jatim, Khofifah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya karena secara luar biasa mereka dedikasikan diri menangani pasien Covid-19.

"Dedikasi dan keikhlasan luar biasa dari para perawat. Banyak yang jam 12 malam, jam 1 dini hari datang menyapa pasien Covid-19 di IGD maupun ICU atau ruang emergency. Mudah-mudahan jadi ladang amal kebaikan perawat," kata Khofifah.

Harif Fadhillah Ketua Umum PPNI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Khofifah yang menggagas sejuk kebijakan yang berpihak kepada para perawat, khususnya di Jawa Timur.

Dia berharap kedepan Khofifah bisa kembali membuat inisiasi kebijakan yang berpihak kepada para perawat yang berstatus non PNS, serta bisa membuat kebijakan-kebijakan yang mengandung keberpihakan kepada profesi perawat.

"Kami juga berterima kasih dan mengapresiasi sejumlah kebijakan Ibu Gubernur Jatim yang sangat menyentuh kepentingan perawat, khususnya di Jatim," katanya.

Harif mencontohkan, program Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) yang diduplikasi di daerah lain dengan bentuk dan modifikasi. "Tidak hanya Gubernur Jatim, DPW PPNI juga bisa menjadi role model bagi provinsi lainnya dalam segi kekompakan, semangat dan profesionalitasnya," ujarnya.(OL-13)

Baca Juga: Tanggul Sungai Dawe Jebol Dua Desa di Kudus Kebanjiran

Baca Juga

Antara

Pasien Isolasi di Bantul Bertambah Jadi 28 Orang

👤Ant 🕔Senin 24 Januari 2022, 23:27 WIB
Pasien menjadi 28 orang, setelah ada penambahan lima kasus baru terkonfirmasi dalam sehari...
MI/REZA SUNARYA

Purwakarta akan Lebih Terbuka untuk Tenaga Kerja Asing

👤Reza Sunarya 🕔Senin 24 Januari 2022, 23:00 WIB
Kebijakan penggunaan tenaga kerja asing merupakan kerangka ekonomi yang dibangun pemerintah agar dapat meraup manfaat dari kemajuan...
MI/CRI QANON RIA DEWI

POLDA Lampung Sita 1,7 Ton Pupuk Ilegal

👤Cri Qanon Ria Dewi 🕔Senin 24 Januari 2022, 22:40 WIB
PT Gahendra Abadi Jaya diduga memproduksi pupuk ilegal di Desa Pering Kumpul, Kecamatan Pringsewu Selatan, Kabupaten...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya