Headline

Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.

Wapres Gibran Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban

M Ahmad Yakub
06/3/2026 17:02
Wapres Gibran Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Tuban
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin rapat koordinasi penanganan banjir di Tuban, Jawa Timur(BPMI Wakil Presiden)

WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin rapat koordinasi penanganan banjir di Tuban, Jawa Timur, Jumat (6/3). Wapres menyoroti kondisi jalan penghubung Ngino-Sambongrejo yang rusak akibat banjir seraya menginstruksikan agar kerusakkan jalan segera diperbaiki. 

Rapat yang digelar di Kantor PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kabupaten Tuban, ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat dalam menangani dampak bencana banjir di Tuban.

Gibran menekankan pentingnya percepatan penanganan dampak banjir di Tuban yang masih dirasakan masyarakat.  Ia menyampaikan meskipun tidak terdapat korban jiwa, kerugian materiil yang dialami warga tetap perlu menjadi perhatian serius pemerintah.

Gibran juga meminta agar berbagai fasilitas umum yang terdampak banjir di Tuban dapat segera difungsikan kembali sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.

“Fasilitas umum terdampak seperti sekolah dan tempat ibadah harus bisa segera difungsionalkan kembali,” tegas Wapres Gibran.

Selain itu, Wapres Gibran menyoroti kondisi jalan penghubung Ngino–Sambongrejo yang mengalami kerusakan akibat banjir di Tuban. Ia meminta agar perbaikan segera dilakukan, termasuk pembenahan sistem saluran air di sekitar jalan.

“Jalan penghubung Ngino–Sambongrejo yang rusak segera diperbaiki, termasuk sistem saluran air di sekitar jalan agar tidak mengganggu aktivitas warga dan distribusi logistik,” jelasnya.

Wapres Gibran juga mengingatkan pentingnya percepatan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir Tuban agar bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat.

“Rumah warga yang mengalami kerusakan segera diselesaikan pendataannya, dicairkan bantuannya, dan dibantu proses pembersihannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wapres Gibran mengingatkan pemerintah daerah untuk mengantisipasi potensi munculnya penyakit pascabanjir. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan secara serius mengingat kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. “Antisipasi kemungkinan penyebaran penyakit pasca banjir seperti diare, disentri, hepatitis, dan DBD,” pesannya.

Mengacu pada data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Wapres juga mengingatkan bahwa potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi hingga akhir Maret sehingga pemerintah daerah diminta tetap siaga.

“Berdasarkan BMKG, kita masih akan dilanda cuaca ekstrem sampai bulan Maret. Oleh sebab itu kita harus selalu siap dan waspada,” ungkapnya.

Untuk jangka panjang, Wapres Gibran menekankan perlunya langkah penanganan yang lebih sistematis guna mencegah banjir berulang di  Tuban, termasuk perbaikan tata kelola drainase serta normalisasi sungai.

“Perhatikan tata kelola dan perbaiki sistem drainase, lakukan pengerukan rutin sungai yang mengalami pendangkalan,” tegasnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya