Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti lemahnya kemampuan negara mengembalikan aset hasil korupsi, meski kerugian negara terus membengkak hingga ratusan triliun rupiah. Kondisi ini dinilai memperlihatkan bahwa penegakan hukum belum sepenuhnya memberi efek jera kepada pelaku kejahatan korupsi.
“Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang tidak hanya menghambat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan ketidakpastian iklim investasi, menurunkan kualitas layanan publik, dan yang paling berat merugikan masyarakat luas,” ujar Gibran dalam pernyataannya pada Jumat (13/2).
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Indonesia Corruption Watch (ICW), potensi kerugian negara akibat korupsi pada periode 2013–2022 mencapai Rp238 triliun. Sementara itu, pada 2024, kasus korupsi yang ditangani kejaksaan berpotensi merugikan negara hingga Rp310 triliun.
“Namun, dari angka sebesar itu, hanya sekitar Rp1,6 triliun yang berhasil dikembalikan ke kas negara,” kata Gibran.
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan bahwa lebih dari 90% aset hasil korupsi menguap dan bahkan masih dapat dinikmati oleh pelaku maupun kerabatnya. Situasi ini dinilai menjadi sinyal bahaya bagi kredibilitas sistem hukum nasional.
“Artinya pengembalian aset negara yang dikorupsi itu sangat sulit dilakukan. Ini menjadi masalah serius yang harus segera kita benahi,” tegasnya.
Selain itu, Gibran menilai di tengah kejahatan yang semakin terorganisir, lintas negara, dan berbasis teknologi, negara harus memperkuat instrumen hukum agar tidak selalu tertinggal dari pelaku kejahatan.
“Anggaran negara dan daerah berasal dari pajak rakyat. Setiap rupiahnya harus kembali untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, bukan hilang karena korupsi,” ujarnya. (E-4)
Didampingi putranya, Jan Ethes, Wapres tiba di Masjid Istiglal pada pukul 06.47 WIB.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada proses hukum yang sedang berjalan terkait pengusutan kasus serangan penyiraman air keras.
Penyerahan zakat Presiden Prabowo diterima dan didoakan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., sebagaimana kewajiban amil untuk mendoakan para muzaki.
Rismon Sianipar resmi meminta maaf kepada Jokowi dan Gibran terkait polemik ijazah palsu. Simak kronologi, alasan ilmiah, dan dampaknya.
Rismon Sianipar menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Wapres Gibran setelah kajian lanjutan menyimpulkan ijazah yang sempat dipolemikkan ternyata asli.
PAKAR informatika Rismon Sianipar mengaku menganulir seluruh temuannya terkait dugaan ijazah palsu Jokowi atau Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Ia bertemu Gibran Rakabuming Raka
RUU Perampasan Aset juga perlu mengatur secara tegas mekanisme pengelolaan aset sitaan selama proses peradilan berlangsung.
Selain RUU Perampasan Aset, Dasco menyebut DPR RI juga menyiapkan pembahasan sejumlah rancangan undang-undang lainnya.
KPK menyatakan dukungan terhadap pembahasan RUU Perampasan Aset oleh DPR dan pemerintah guna memperkuat pemulihan kerugian negara serta efek jera bagi pelaku korupsi.
Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyatakan RUU Perampasan Aset masuk dalam prolegnas akhir tahun
WAKIL Presiden, Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada pemidanaan semata.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved