Kamis 07 Oktober 2021, 21:04 WIB

Jual Barang Bukti Sabu, 11 Anggota Polisi Terancam Sanksi Pemecatan

Yoseph Pencawan | Nusantara
Jual Barang Bukti Sabu, 11 Anggota Polisi Terancam Sanksi Pemecatan

Antara
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak

 

KAPOLDA Sumut telah menyiapkan sanksi pemecatan kepada 11 orang anggotanya yang didakwa terlibat dalam peredaran narkoba di Kota Tanjungbalai.

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menegaskan dirinya tidak ragu menjatuhkan sanksi tegas terhadap anggotanya yang terlibat dalam kasus Tanjungbalai.

"Mudah-mudahan nanti kita berikan tindakan tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat," katanya, Kamis (7/10).

Sanksi tersebut akan diberikan kepada para personel yang terlibat peredaran narkoba. Bukan memberantas narkoba, mereka malah menjual sabu hasil tangkapan kepada bandar narkoba.

Menurut Kapolda, saat ini mereka masih ditahan di Lapas Klas IIB Tanjungbalai di Pulau Simardan, menunggu persidangan. Kesebelas oknum polisi itu akan menjalani dua kali persidangan, yakni peradilan umum Pengadilan Negeri Tanjungbalai Asahan dan peradilan kode etik.

Polda Sumut sendiri sudah sejak bulan lalu telah melimpahkan berkas perkara mereka ke Kejati Sumut. Selain para oknum polisi, terdapat tiga orang sipil yang akan didakwa dalam kasus ini. Mereka diduga sebagai bandar.

Baca juga : Bentrok Di Adonara Bukan Perang Tanding

Adapun para oknum polisi yang terlibat berpangkat bintara hingga perwira. Mereka yang berasal dari Polres Tanjungbalai masing-masing berinisial W, AS, JL, HTH dan R.

Kemudian dari Satuan Polairud yakni T, ART, LA, SN dan K. Ditambah satu personel lain yang bertugas di Bhabinkamtibmas Polres Tanjungbalai.

Kasus ini terjadi pada Mei 2021, saat diamankannya satu kapal kayu bermuatan narkoba jenis sabu di Sungai Lunang, Kecamatan Kepayang. Para oknum polisi yang mengamankan tangkapan itu kemudian sepakat menjual sabu tersebut.

Tindakan yang mencoreng citra Polri itu bahkan disetujui W yang menjabat sebagai Kanit Satres Narkoba Polres Tanjungbalai. Dari total 76 kg sabu hasil tangkapan, hanya 57 kg di antaranya yang dilaporkan.

Sekitar 19 kg sabu dijual ke bandar dan dari penjualan itu mereka mendapat uang miliaran rupiah. Namun tidak dalam waktu lama Polda Sumut mengendusnya dan kemudian menangkap 11 oknum polisi yang diduga terlibat.(OL-2)

Baca Juga

dok.ant

Pemkab Wonosobo Targetkan Awal 2022 Capai 100% Vaksinasi Covid-19

👤Tosiani 🕔Selasa 30 November 2021, 16:35 WIB
PEMKAB Wonosobo mengoptimalkan vaksinasi covid-19 hingga mencapai angka 100 persen pada awal tahun 2022...
MI/Widjajadi

BC Surakarta Musnahkan Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

👤Widjajadi 🕔Selasa 30 November 2021, 16:29 WIB
BEA Cukai (BC) Surakarta musnahkan jutaan batang rokok tanpa cukai dan ribuan botol minuman keras ilegal yang merugikan negara lebih dari...
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Dinsos Sulsel Juga Bantah Tudingan Mensos terkait ASN Terima Bansos

👤Lina Herlina 🕔Selasa 30 November 2021, 15:42 WIB
Namun setelah dilakukan validasi ke lokasi, mereka tidak pernah mendapatkan bansos dari Kemensos...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya