Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menyebut, saat ini, progres fisik pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) seksi Bengkulu-Taba Penanjung, Bengkulu Tengah, telah mencapai 78,10%, dengan penyelesaian lahan proyek sudah 99,92%. Ditargetkan, akhir tahun ini ruas jalan tol itu akan beroperasi.
Hal itu dikemukakan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Ayodhia Kalake saat meninjau langsung proyek tersebut bersama jajaran dan Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Daerah RI, Sultan Najamudin, Senin (27/9).
"Dari total 24 ruas jalan berbeda, kali ini, kami meninjau ruas Lubuklinggau-Curup-Bengkulu seksi Bengkulu-Taba Penanjung untuk mengetahui progresnya agar tidak ada kendala dalam pekerjaan fisik infrastruktur," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (28/9)
Baca juga: Bantu Tujuh Desa Kekeringan, BPBD Klaten Gelontor Air Bersih Total 588 Tangki
Untuk mendukung percepatan penyelesaian konstruksi pembangunan jalan tersebut, Kemenko Marves menjelaskan, wilayah kerja proyek itu dibagi atas empat zona, yaitu zona 1 STA 0+000-STA 6+400, zona 2 STA 6+400-STA 12+550, zona 3 STA 12+550-STA 16+550, dan zona akses STA 16+550-STA 17+625 yang juga mencakup interchange dan akses jalan Taba Penanjung.
Sejauh ini, proyek tersebut disebut didominasi pekerjaan tanah berupa galian dan timbunan, serta pekerjaan struktur jembatan yang akan terdampak produktivitasnya apabila turun hujan dengan intensitas tinggi.
Proyek Tol Trans Sumatra ini merupakan salah satu proyek prioritas pemerintah sejak 2015 yang akan menghubungkan Lampung hingga Aceh.
Secara total, ruas tol tersebut memiliki panjang keseluruhan mencapai 2.704 kilometer dan khusus untuk ruas Lubuklinggau-Curup-Bengkulu seksi Bengkulu-Taba Penanjung, jalan utama dibangun sepanjang 17.6 kilometer dengan jalan akses sepanjang 1.9 kilometer.
Terkait kunjungan ini, Sultan B Najamudin berharap pembangunan tol ini dapat mendongkrak perekonomian daerah tersebut.
"Semoga tol ini dapat segera selesai dan mampu mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di Bengkulu," pungkasnya. (OL-1)
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
PT Jasa Marga menerapkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk rute menerus dari Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju GT Kalikangkung
Sebagai tambahan layanan darurat, Pertamina juga menyiagakan layanan motoris yang bertugas membantu pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar di tengah kemacetan.
Selain itu, disediakan 15 tempat istirahat dan pelayanan (TIP) fungsional di berbagai titik strategis.
“Pembatasan ini akan mulai diberlakukan pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB, hingga Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB
Astra Infra sebagai penyedia layanan infrastruktur publik khususnya jalan tol, siap melayani pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman mereka.
KPK menyita uang ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari. Lima orang ditetapkan sebagai tersangka suap proyek.
Simak profil lengkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, mulai dari biodata, perjalanan karir sebagai pengusaha properti, hingga kabar OTT KPK.
Tim turun langsung ke sejumlah lokasi, seperti kawasan Mega Mall Pasar Minggu, rumah kos, hingga tempat hiburan malam yang ada di Kota Bengkulu
MASKAPAI Garuda Indonesia berencana menghentikan operasional penerbangan di Provinsi Bengkulu pada Senin (23/3) mendatang karena jumlah penumpang yang minim.
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved