Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
UNI Eropa meluncurkan kampanye "Nikmati Warna-Warni Eropa. Keunggulan Cita Rasa" untuk mempromosikan produk makanan dan minuman mereka di Indonesia.
Uni Eropa menekankan pentingnya elemen keamanan, kualitas, keaslian dan keberlanjutan atas produk makanan Uni Eropa untuk menghadirkan yang terbaik pada konsumen Indonesia.
Peluncuran kampanye "Nikmati Warna-Warni Eropa. Keunggulan Cita Rasa"
ini ditujukan untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai produk
makanan dan minuman Uni Eropa pada pasar Indonesia.
Kepala Seksi Perdagangan dan Ekonomi pada Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia, Marika Jakas, mengatakan, selama masa kegiatan 12 bulan, rangkaian kegiatan kampanye akan menampilkan berbagai produk makanan dan minuman Uni Eropa, di antaranya daging sapi dan ayam, produk susu, produk organik, serta minuman beralkohol dan non-alkohol. Kampanye dilakukan melalui sebuah perjalanan budaya penuh kelezatan, disertai kisah kuliner yang penuh warna dan menggugah selera.
"Pada intinya, kegiatan kampanye mempromosikan produk makanan
dan minuman Uni Eropa berdasarkan model keamanan pangan : Dari Pertanian Hingga Ke Penyajian, yang diterapkan di seluruh Eropa, kualitas tertinggi, keaslian asal makanan, serta karakter dan praktik-praktik yang berkelanjutan," ungkap Marika Jakas.
Dengan didasari oleh tujuan tersebut, rangkaian kegiatan pada kampanye ini akan menghadirkan sejumlah aktivasi humas dan media sosial di wilayah Indonesia serta promosi pada mitra dagang serta konsumen di Jakarta.
Acara virtual peluncuran kegiatan dihadiri lebih dari 180 orang
perwakilan dari sektor industri makanan di Indonesia, termasuk para
importir produk makanan dan minuman Uni Eropa, distributor, pengecer
(ritel), dan media, serta perwakilan dari Negara Anggota Uni Eropa.
"Terima kasih kepada mitra dagang Uni Eropa di sektor ritel, hotel,
restoran dan kafe, serta asosiasi bisnis atas dukungan mereka dalam
mendorong hubungan Uni Eropa-Indonesia selama bertahun-tahun melalui
hubungan dagang, makanan, dan juga kebudayaan. Uni Eropa dan Indonesia saling menganut nilai nilai serta standar kesempurnaan dalam hal makanan," ujarnya.
Bagi masyarakat Eropa, menjalankan budi daya serta menghasilkan makanan
bukanlah menjalankan bisnis semata. Ada semangat yang kuat, standar yang diterapkan, serta warisan budaya kuliner yang diapresiasi.
Regulasi pada Uni Eropa mendasari produksi seluruh produk makanan Uni Eropa yang menjamin konsumen seluruh dunia dapat menikmati keamanan makanan di tingkat tertinggi serta standar keberlanjutan, skema kualitas dan tradisi pembuatan makanan yang kaya.
Indonesia juga menganut nilai-nilai yang serupa dengan semangat menerapkan standar kualitas yang tinggi, dengan menekankan pada makanan tradisional yang berasal dari warisan budaya nasional yang telah tertanam kuat.
Uni Eropa dan Indonesia telah memperdalam hubungan dalam beberapa tahun
terakhir ini. Mereka berkomitmen untuk lebih meningkatkan hubungan
perdagangan dan investasi serta terus berkembang terlepas dari tantangan yang timbul akibat pandemi covid-19.
Pada saat Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Uni Eropa dan Indonesia (EU-Indonesia Comprehensive Economic Partnership Agreement - CEPA) berlaku efektif, kesepakatan ini akan menghadirkan dorongan kuat pada perdagangan bilateral dan arus investasi.
"Bahan makanan Uni Eropa dikenal baik atas keunggulan kualitas,
keamanan, keaslian (otentik) dan keberlanjutan. Ada banyak kesempatan bagi produk makanan Uni Eropa di Indonesia. Restoran dan hotel terkemuka memilih untuk menggunakan berbagai bahan masakan dari Uni Eropa. Selama ini telah tumbuh minat yang kuat atas beragam produk
makanan Uni Eropa yang menyertakan indikasi geografis dan juga
sertifikasi organik. Permintaan atas makanan organik akan terus tumbuh
di Indonesia, khususnya yang didorong kesadaran di tingkat global atas
berbagai upaya mewujudkan lingkungan hidup yang lebih berkelanjutan,"
papar Marika Jakas.
Sementara itu, Alexander Nayoan, Ketua Pelatihan Sumber Daya Manusia pada Perhimpuanan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengungkapkan masyarakat memiliki minat yang kuat untuk mengetahui regulasi sistem pangan untuk memastikan keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.
"Mereka ingin tahu bagaimana mereka bisa ikut serta dalam memberikan dukungan sebagai konsumen dan juga sebagai sektor bisnis. Rangkaian kampanye ini akan menjadi sangat relevan dengan masa-masa perubahan seperti saat ini," jelasnya.
Chef profesional Degan Septoadji menambahkan pandemi covid-19telah
membuat pergeseran pada banyak aspek kehidupan. "Banyak dari kita
menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, mengurus diri dan keluarga,
dan mengubah kebiasaan tentang makanan. Masa pandemi memberikan waktu
tersendiri bagi kita untuk merefleksikan diri pada kebiasaan
mengonsumsi makanan, dan pentingnya kualitas, keamanan dan
keberlanjutan atas makanan. Sangatlah relevan untuk mendiskusikan
kualitas bahan makanan Uni Eropa di saat ini, dan saling membagikan
bagaimana kita semua dapat menikmati bahan-bahan dari Eropa dan menjadi
kreatif dengannya, baik untuk melengkapi masakan favorit kita, dinikmati sendiri secara langsung, atau sebagai bagian dari resep ala Eropa maupun lokal."
Uni Eropa akan menghadirkan produk makanan dan minuman terbaiknya untuk
komunitas makanan Indonesia, mulai dari importir, penyalur, pengecer,
pemilik dan pelaku usaha hotel, restoran dan cafe, blogger kuliner dan
juga para chef untuk dapat menikmati keunggulan cita rasa pada rangkaian kampanye yang akan berlangsung pada masa 12 bulan ini.
Untuk menemukan lebih jauh tentang produk makanan Uni Eropa serta
berbagai aktivitas kampanye di Indonesia, silakan ikuti Instagram @euagrifood_id, atau kunjungi situs https://colours-by-europe.eu/id (N-2)
Dengan rentang harga yang terjangkau, yakni mulai dari Rp20.000 hingga Rp65.000, Gedong Heritage menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak muda hingga kalangan keluarga.
Hikiniku to Come secara literal berarti daging giling dan nasi, merefleksikan konsep freshly grilled hamburg yang dinikmati dengan nasi hangat yang mengepul.
Secara historis, sate bulayak merupakan makanan khas dari Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Bukan sekadar nasi kari biasa, menu ini dikenal dengan porsi melimpah, rasa kuah kari yang khas, dan harga yang ramah di kantong.
NINTENDO dikabarkan tengah menyiapkan versi baru dari konsol generasi terbarunya, Nintendo Switch 2, dengan desain baterai yang dapat diganti sendiri oleh pengguna.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Para petani menerapkan metode panen cerdas iklim dan pemetikan selektif dengan tangan untuk menjaga cita rasa serta memperpanjang umur simpan buah.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Iran juga menuduh Uni Eropa melakukan kemunafikan dan standar ganda setelah kepala kebijakan luar negeri blok tersebut mengkritik serangan Hizbullah terhadap Israel.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved