Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Sukabumi, Jawa Barat, masih tetap berada pada PPKM level 4. Padahal, dari berbagai basis data indikator, mestinya Kota Sukabumi sudah turun menjadi PPKM level 3.
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, menuturkan berbagai indikator yang jadi penilaian di antaranya kasus baru konfirmasi covid-19 yang terus turun. Demikian juga angka kesembuhan yang makin meningkat serta keterisian ruang isolasi yang juga turun.
"Kebetulan hari ini (Rabu) Pak Kapolda (Jawa Barat) datang ke Kota Sukabumi. Sekaligus kami menyampaikan terkait data-data yang ada di wilayah Kota Sukabumi," kata Fahmi kepada wartawan seusai mendampingi kunjungan kerja Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri memantau perkembangan penanganan covid-19 di Kelurahan Cisarua Kecamatan Cikole, Rabu (18/8).
Sejatinya, kata Fahmi, Kota Sukabumi sudah harus turun menjadi PPKM L 3. Basis data yang menjadi indikator penilaian turun level sudah dikantongi Pemkot Sukabumi.
"Mudah-mudahan, Pak Kapolda bersama Forkopimda Provinsi Jawa Barat bisa menyampaikan ke pemerintah pusat. Sehingga Kota Sukabumi kita harapkan turun levelnya," jelasnya.
Berbagai pembatasan aktivitas pun masih diberlakukan di Kota Sukabumi selama penerapan PPKM level 4. Satu di antaranya pusat-pusat perbelanjaan yang belum bisa beroperasi secara penuh. "(Pembatasan) masih diberlakukan karena kita belum turun level," tegas Fahmi.
Hingga Selasa (17/8), angka pasien konfirmasi positif covid-19 di Kota Sukabumi terdata sebanyak 6.676 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.140 orang (92,0%) dinyatakan sudah sembuh, 319 orang masih isolasi, dan 217 (3,3%) meninggal dunia. (OL-15)
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Pendapatan normal Jawa Barat di angka Rp26,9 triliun.
BUPATI Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa kabar soal ratusan korban akibat adanya asap di area tambang emas PT Aneka Tambang (Antam) Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tidak benar.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Hampir Rp3 triliun ruang fiskal APBD 2026 tergerus.
Pesisir pantai selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diwaspadai terjadi potensi banjir rob. Kondisi itu menyusul peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.
TANAH longsor, banjir, dan cuaca ekstrem masih mewarnai sejumlah daerah di Jawa Barat.
Pergerakan tanah di wilayah itu terjadi pada Rabu (14/1) sekitar pukul 05.30 WIB. Lokasi tersebut dikenal rawan pergerakan tanah
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Wilayah yang terdampak cuaca ekstrem antara lain akses ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu
Dedi berjanji akan menindaklanjuti permintaan itu, sehingga ada kejelasan dan penyelesaian terhadap 500 rumah yang rusak akibat banjir dan longsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved