Rabu 21 Juli 2021, 16:08 WIB

Insentif Tenaga Kesehatan Penanganan Covid-19 di Jabar Baru Terserap 34%

Naviandri | Nusantara
Insentif Tenaga Kesehatan Penanganan Covid-19 di Jabar Baru Terserap 34%

Antara/Dhemas Reviyanto.
Petugas menyiapkan peralatan kesehatan untuk pasien COVID-19 di RSPJ Ekstensi Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Senin (19/7).

 

DARI Rp59,2 miliar insentif tenaga kesehatan (nakes) untuk penanganan covid-19 yang dianggarkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahun ini, hingga Juli telah disalurkan 34,26%. Sisanya masih menunggu usulan kembali dari dinas kesehatan.

Seperti yang di Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum  di Bandung, kemarin, bahwa pemprov akan terus menggenjot realisasi anggaran di sektor kesehatan, khususnya insentif para nakes penanganan covid-19. "Penyerapan insentif untuk nakes baru 34%. Kami sangat berhati-hati dalam penggunaan anggaran yang akan disalurkan. Jangan sampai melanggar aturan atau kebijakan yang berlaku. Kalaupun kami dianggap lamban, bukan berarti anggaran itu tidak akan dipakai, tapi bertahap agar sesuai payung hukum," jelasnya.

Saat ini, katanya, ada Sistem Informasi Pendapatan Daerah (SIPD) yang dibuat oleh Kementerian Dalam Negeri. Pemprov tentu harus mengacu sistem yang dibuat. Kemungkinan juga bupati dan wali kota di Jabar masih kesulitan menggunakan SIPD yang masih baru.

"Saya sangat berharap ke depan insentif bagi para nakes dapat terpenuhi dengan baik. Maka dari itu, pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota akan terus berupaya sebijak mungkin dalam penggunaan anggaran sesuai dengan kebutuhan," tambahnya lagi.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, selama 2021 baru enam provinsi yang sudah menyalurkan insentif nakes di atas 50%. Di antaranya Kalimantan Selatan (100%), Nusa Tenggara Timur (74,1%), Kalimantan Barat (66%), Jawa Timur (62%), Banten (58,6%), dan Kalimantan Utara (50,1%).

Baca juga: Usai Ditegur Mendagri Insentif Tenaga Kesehatan Cair

Selain itu, ada tiga provinsi yang belum menyalurkan yaitu Sulawesi Tenggara, Sumatra Selatan, dan Bangka Belitung. Provinsi yang bahkan belum menganggarkan insentif nakes ke APBD tahun ini yaitu Sumatra Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua. (OL-14)

Baca Juga

Ant/Idhad Zakaria

PMI Yogyakarta Tambah Lima Mesin Plasma Konvalesen

👤Ardi T Hardi 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 12:45 WIB
PMI Kota Yogya, DIY akan menambah hingga lima mesin plasma konvalesen. Upaya ini agar PMI Yogyakarta bisa lebih banyak memproduksi plasma...
MI/Rendy Ferdiansyah

Animo Tinggi, Vaksinasi Di Gedung Sepintu Sedulang Bangka Membludak

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 12:10 WIB
ANIMO masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Bangka begitu tinggi. Hal ini menimbulkan kerumunan warga saat...
MI/Haryanto

NasDem Buka Posko Vaksinasi Covid-19 di Salatiga

👤Haryanto 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 11:31 WIB
Fadholi berharap jumlah vaksin yang disiapkan dapat menjangkau warga yang antre, mengingat jumlah yang disiapkan sangat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya