Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN suami istri berinisial SB, 37, dan IS, 43, diringkus oleh Sat Narkoba Polres Bukittinggi. Keduanya ditangkap ketika sedang membungkus paket sabu di rumah, Jalan Syeh Ibrahim Musa Kelurahan Aur Tajungkang Tengah Sawah, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, kemarin.
Penangkapan dan penggeledahan yang dipimpin Wakapolres Bukittinggi Komisaris Sukur Hendri Saputra itu berhasil menemukan Sebanyak 28 paket kecil dan 3 paket sedang narkoba diduga jenis sabu di lokasi. Kasat Narkoba Polres Bukittinggi Ajun Komisaris Aleyxi Aubedillah menyampaikan penangkapan pasang suami istri SB dan IS berawal dari informasi masyarakat dan penyelidikan tim di lapangan.
"Dari penangkapan dan penggeledahan di rumah keduanya, kami menyita 28 paket kecil narkotika diduga jenis sabu, 3 paket sedang narkotika diduga jenis sabu, 1 tas emas kotak-kotak, 1 ponsel lipat merek Samsung warna putih, 1 ponsel lipat Samsung warna hitam, uang tunai sejumlah Rp1.400.000, 1 alat isap bong beserta pirek, 1 timbangan digital, 1 kotak rokok U Mild," ungkapnya.
Aleyxi menambahkan, dari penangkapan pasangan itu, tim kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang laki-laki berinisial F, 50, di rumah Jorong Baruah Nagari Padang Tarok Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Dari penangkapan dan penggeledahan di rumah F tersebut petugas menyita satu paket sedang narkotika diduga jenis sabu yang terbungkus plastik klip warna bening, satu celana warna abu-abu, satu timbangan digital, uang tunai sejumlah Rp5 juta, satu ponsel merek Vivo warna biru muda, satu celana jeans warna biru merek Levis.
(OL-14)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Kasus ini bermula dari penangkapan FG pada 26 November 2025. Dari dompetnya, polisi menemukan sabu seberat 0,43 gram yang tersimpan dalam kertas aluminium foil dan plastik klip.
Proses diplomasi dan pemenuhan legalitas pemindahan tersangka difasilitasi oleh Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, bersama seluruh jajaran KBRI Phnom Penh.
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
BNN RI membongkar rumah produksi sabu di Cisauk, Tangerang. Pelaku IM dan DF meraup keuntungan Rp1 miliar dengan modus mengekstrak obat asma menjadi bahan narkoba sabu
Kedua pelaku mengaku telah memperoleh keuntungan sekitar Rp1 miliar selama sekitar enam bulan terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved