Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI pisang di Desa Kedungneng, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengeluhkan harga pisang yang saat ini merosot tajam. Akibatnya, petani mengalami kerugian yang tidak sedikit.
Merosotnya harga pisang diketahui saat rombongan pengurus DPD Partai Nasdem Kabupaten Brebes, mengunjungi sekaligus menyapa petani pisang di Desa Kedungneng, Kecamatan Losari tersebut. Desa ini merupakan salah satu sentra tanaman pisang di Jawa Tengah.
Harga pisang yang sebelumnya mencapai Rp5.000 saat ini hanya Rp1.200/kg. Itu pun dalam pemasarannya terkendala gegara masa pandemi Covid-19 yang hingga kini masih belum mereda.
Baca Juga: DPRD Brebes Tetap akan Upayakan Insentif Nakes
"Kalau penyebabnya saya kira ini masih ada hubungannya dengan pandemi Covid-19 dimana kadang juga transfortasinya mengalami kesulitan apalagi waktu musim Lebaran lalu yang ada penyekatan-penyekatan," ujar Sunanto, petani pisang dalam diskusi dengan pengurus DPD Nasdem Brebes.
Sunanto menuturkan, kondisi tersebut diperparah dengan pengairan yang tidak maksimal. Karena saat masuk musim kemarau sulit mendapatkan air. "Untuk mengairi tanaman pisang harus ada diesel untuk menyedot air dengan membuat sumur pantek. Mau mengambil air dari Sungai Cisanggarung harus melalui saluran irigasi yang juga membutuhkan pompa air/diesel yang lebih besar untuk bisa disalurkan menggunakan paralon," tutur Sunanto.
Sunanto menyampaikan, ada lagi yang tidak kalah pentingnya, peralatan lainnnya seperti traktor untuk mengolah tanah ketika akan memulai menanam pisang. "Kalau mengolah tanahnya pakai traktor lebih cepat dan efisien," ucap Sunanto.
Untuk mengatasi persoalan harga yang merosot perlu ada kerja sama dengan pihak lain. "Akan susah kalau untuk mengatasi harga pisang yang saat ini sedang merosot kalau hanya dilakukan oleh petani. Harus ada kerja sama pihak lain baik pemerintah daerah atau siapa pun," ujar Tarwanto, simpatisan Partai Nasdem yang ikut dalam rombongan.
Dalam diskusi yang dipandu Wakil Ketua DPD Partai Nasdem Brebes Bidang Pertanian, Peternakan dan Kemaritiman Atmo Suwito itu, Tarwanto juga memberi solusi lainnya. Yakni dalam hal pemasaran agar petani lebih aktif, tidak menunggu tengkulak yang datang.
"Atau lebih baik lagi jika petani bisa menjual pisangnya sudah dalam bentuk olahan, misalnya dibikin keripik pisang dengan kemasan yang bagus sehingga bisa didapat nilai lebih," terang Tarwanto.
Road show yang dilakukan pengurus DPD Partai Nasdem ke area tanaman pisang milik petani di Desa Kedungneng, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes yang dipimpin Sekretaris DPD Partai Nasdem Brebes, Slamet Abdul Dhofir tersebut, juga diikuti sejumlah pengurus DPD Partai Nasdem Brebes lainnya. (JI/OL-10)
Penyaluran bantuan yang dilakukan dalam rangka Reses Masa Sidang III Tahun 2025-2026 ini diawali di Kecamatan Ciparay
Program Bestari besutan Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mulai tuai hasil. Dua pemuda resmi bekerja sebagai barista profesional di Arab Saudi. Simak kisahnya!
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Penanaman bibit jagung serentak ini, merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Penemuan mayat yang disembunyikan dalam koper di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved