Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR RI dari Fraksi NasDem Julie Sutrisno Laiskodat menyebut bantuan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) dari Kementerian Pertanian (Kementan) membantu mengatasi kelangkaan pupuk subsidi. UPPO juga merupakan upaya pemerintah mendukung petani dalam menyediakan pupuk organik secara mandiri.
"Setiap tahun, di seluruh Indonesia, termasuk di NTT, petani ribut soal pupuk subsidi. Ribut soal kelangkaan pupuk. Bantuan UPPO dari Kementan ini untuk mengatasi kelangkaan pupuk. Petani kita tidak boleh terus menerus bergantung dengan pupuk kimia. Petani kita bisa mandiri dalam melakukan pengelolaan pupuk dengan mengembangkan pupuk organik," ujar Julie saat menyerahkan bantuan UPPO kepada kelompok Tani Seni Tawa Wolo Ono di Desa Baluk Hering, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (22/4).
Bagi Julie, yang juga Ketua PKK NTT, bantuan UPPO ini diharapkan membantu petani menghasilkan pupuk organik tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri tapi juga bisa dipasarkan ke desa-desa sekitar agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani itu sendiri.
Baca juga: 1,73 Juta Pelaku Usaha Mikro di Jawa Barat Terima BPUM 2021
Dia menjelaskan lagi bantuan UPPO ini terdiri dari bangunan rumah kompos, bangunan bak fermentasi, Alat Pengolah Pupuk Organik (APPO), kendaraan roda 3, bangunan kandang ternak komunal, dan ternak sapi yang diberikan kepada satu kelompok petani ada delapan ekor.
Untuk itu, Anggota DPR RI Komisi IV itu pun menyarankan bagi penerima program UPPO dari Kementan ini agar membuat home industri pupuk organik untuk mencukupi kebutuhan pupuk para petani yang ada di lingkungan mereka.
"Kan diberikan bantuan delapan ekor sapi. Berapa banyak yang kita bisa olah menjadi pupuk organik dari kotoran sapi itu? Kalau sapi delapan ekor itu beranak, maka kita sudah punya 16 ekor sapi. Tentunya ke depannya, jika produksi pupuk organik melebihi kebutuhan kelompok, kita dapat menjualnya ke pasaran, sehingga mampu meningkatkan pendapatan petani itu sendiri, " ujar dia.
Julie meyakini, jika Kelompok Tani melalui home industri bisa memproduksi pupuk organik sendiri, pemerintah tidak perlu menyediakan pupuk subsidi lagi karena petani kita sudah bisa mandiri.
"Saya bermimpi suatu saat Nusa Tenggara Timur ini tidak mengandalkan lagi pupuk bersubsidi. Kita harus mandiri membuat pupuk organik ini melalui home industri organik " ungkap dia. (OL-1)
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengingatkan adanya mantan pejabat yang diduga menjadi penumpang gelap dalam isu reformasi Polri.
Intimidasi tersebut merupakan bentuk nyata dari praktik pembungkaman terhadap daya kritis mahasiswa.
Insiden penembakan ini merenggut nyawa pilot dan kopilot, sementara 13 penumpang dilaporkan selamat.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Yustisiana, mendorong penyusunan roadmap nasional Logam Tanah Jarang (LTJ) yang terintegrasi.
Kebijakan penghapusan tunggakan iuran bagi peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) yang nonaktif dan terbukti tidak mampu berpotensi rumit bahkan membebani rakyat miskin.
Polemik penunjukan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) kian menegaskan pentingnya batas kewenangan antarlembaga negara.
Penambahan alokasi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Pupuk bukan sekadar komoditas dagang, melainkan instrumen vital negara.
Petrokimia Gresik Bangun Tangki Asam Sulfat 40 Ribu Ton untuk Perkuat Produksi Pupuk NPK
Selama ini, sektor pertanian di Papua terbebani oleh ongkos pengiriman pupuk yang sangat mahal.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menutup tahun 2025 dengan kinerja produksi yang melampaui target, menandakan peran strategis perusahaan dalam menjaga pasokan pupuk nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved