Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Brebes, Jawa Tengah, mengamankan ribuan pil berbahaya jenis psikotropika dalam empat bungkusan paket plastik berwarna hitam. Empat paket berisi ribuan pil psikotropika itu, dilempar dari luar Lapas oleh orang tak dikenal.
Penemuan ribuan pil psikotropika tersebut berawal ketika Selasa (13/4/2021) sekitar pukul 18.30 WIB sehabis berbuka puasa, petugas yang melalukan pengecekan di komplek sekitar Lapas, menemukan paket dengan dibungkus kain plastik berwarna hitam.
Merasa curiga, anggota tersebut lantas membawa barang itu ke ruang pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata paket tersebut berisi
ribuan pil psikotropika dan barang terlarang lain.
"Setelah kita cek, jumlah total ada empat bungkus yang berisi pil hexymer yang masing-masing per bungkus mencapai seribu, jadi total ada 4.000 pil psikotropika yang kita amankan," ujar Kepala Lapas Brebes Isnawan, Rabu (14/4/2021).
Ismawan menduga, paket berisi ribuan pil psikotoprika itu dilemparkan dari luar Lapas yang berseberangan langsung dengan jalan raya, karena di lokasi tersebut gelap kurang penerangan.
"Mungkin si pelempar pil mengira di bulan puasa konsentrasi para petugas menurun sehingga mereka mengambil kesempatan," ucap Ismawan.
Ismawan mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Brebes untuk penyelidikan lebih lanjut. Termasuk dengan tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Tegal untuk memastikan jika pil itu merupakan kategori psikotoprika.
"Yang jelas kita dapat memastikan penemuan empat paket berisi ribuan pil itu bukan di dalam sel tahanan, tap di area branggang," terangnya.
Kepala Satuan Narkoba Polres Brebes, Iptu Aris Maryono, menyatakan anggotanya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika pelaku terungkap, akan dikenakan Undang-undang tentang kesehatan maupun psikotropika.
"Dan jika terungkap, pelakunya bisa diancam hukumannya ada yang 10 dan ada yang 20 tahun penjara," ujar Aris.
Menurut Perwakilan BNN Kota Tegal, Haris, obat-obatan yang berhasil diamankan semuanya berjenis psikotropika. Untuk mendapatkan obat tersebut, harus ada resep dari dokter.
"Jenisnya ini psikotropika dan untuk memperolehnya harus sesuai dengan resep dokter. Jadi obat ini berkode merah artinya terbatas atau diatur undang-undang," jelas Haris. (OL-13)
Baca Juga: Soal Unlawfull Killing FPI, 2 Tersangka Masih Berstatus Anggota
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas, mewanti-wanti jajaran Polri agar tidak menjadikan instruksi tes urine serentak sebagai formalitas belaka
Fokus BNN seharusnya diarahkan pada pelaku ilegal, bukan justru menuding semua pelaku industri legal yang sudah patuh pada aturan.
Petugas Bea Cukai bersama Bareskrim Polri berhasil mengungkap laboratorium pembuatan sabu di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
BARESKRIM Polri tetapkan mantan Kapolres Bima AKBP Didik Putra Kuncoro sebagai tersangka kasus narkoba, barang bukti sabu, ekstasi, dan ketamin diamankan.
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil menyita ratusan kemasan liquid yang biasa digunakan untuk rokok elektrik karena mengandung sediaan narkotika.
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Penemuan mayat yang disembunyikan dalam koper di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved