Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 17 orang meninggal dan 24 hilang akibat musibah banjir, tanah longsor dan pohon tumbang di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur selama dua hari terakhir.
Selain itu, korban luka berat sebanyak 25 orang, 360 rumah penduduk mengalami rusak ringan dan berat, serta jembatan dan akses jalan terputus.
Asisten 1 Setda Alor Ferdi Lahal mengatakan musibah tanah longsor dan banjir merupakan dampak dari siklon Seroja.
"Ini masih data sementara karena akses transportasi dan komunikasi ke sejumlah desa yang dilanda bencana terputus. Kami masih menunggu laporan dari sana," kata Ferdi Lahal saat dihubungi lewat telepon, Selasa (6/4).
Baca juga: Banjir Surut, Akses Jalan di Adonara Barat masih Terputus
Menurutnya ada enam kecamatan mengalami kerusakan terparah yakni Alor Timur Laut, Pantar Timur, Pantar Tengah, Alor Tengah Utara, Alor Selatan, dan Abangiwang. Tanah longsor dan banjir juga terjadi di Alor Tengah Utara dan Teluk Mutiara, namun belum ada laporan korban jiwa.
"Saat ini tim masih melakukan pencarian korban hilang," ujarnya.
Sementara itu, jaringan listrik yang sebelumnya padam, dilaporkan sudah kembali normal di wilayah perkotaan sejak Senin malam. Personel PLN setempat sudah memperbaiki jaringan listrik yang terputus akibat tiang listrik roboh tertimpa pohon tumbang. Sedangkan di desa-desa yang dilanda longsor, listrik belum menyala.(OL-5)
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa titik di Pulau Jawa yang dibayangi badai siklon yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
BMKG mencatat, pada 29 Desember 2025 dini hari, bibit siklon tropis 96S berkembang menjadi Siklon Tropis HAYLEY yang berada di Samudera Hindia.
Siklon tropis baru-baru ini adalah pengingat bahwa Indonesia perlu memastikan ketangguhan infrastruktur, tata ruang, dan protokol tanggap darurat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved