Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
KEDATANGAN Presiden Joko Widodo di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Kasihan, Bantul Yogyakarta dalam rangka memantau vaksinasi ratusan seniman dan budayawan menuai apresiasi dari Anggota DPR F-NasDem Subardi. Wakil rakyat dari Dapil Yogyakarta itu menilai, kedatangan Jokowi di Bantul mengandung dua makna penting, yakni keberpihakan pada pelaku seni dan bentuk dukungan bangkitnya sektor ekonomi fundamental di tiap daerah.
"Saya melihatnya bukan sekedar misi vaksinasi. Lebih dari itu kunjungan ini bentuk keberpihakan kepada seniman serta agar sektor fundamental ini cepat pulih. Ini patut diapresiasi," kata Mbah Bardi sapaan akrabnya, Rabu (10/3).
Sebagai sektor fundamental, seni budaya di Yogyakarta memang butuh perhatian langsung dari kepala pemerintah, mengingat sektor inilah perekonomian di Yogyakarta cepat berkembang. Ekonomi kreatif dan pariwisata adalah contoh sektor yang maju pesat karena efek tumbuh kembangnya seni budaya di Yogyakarta.
Saat ini pemerintah DIY mencatat terdapat lebih dari 172 ribu pelaku ekonomi kreatif tumbuh. Faktor pendorongnya antara lain kualitas sumber daya manusia, banyaknya perguruan tinggi, serta potensi wisata yang menjadi daya tarik bumi Mataram.
"Seni budaya sebagai kekhasan Yogyakarta mampu menggerakkan sektor ekonomi lainnya termasuk ekonomi kreatif. Kalau ini bangkit, saya yakin sektor ekonomi lainnya ikut bangkit. Itulah yang ingin diangkat Presiden dari kunjungan kedua kalinya di Jogja dalam 10 hari terakhir," jelas Anggota Komisi VI DPR itu.
baca juga: Presiden Tinjau Vaksinasi untuk Seniman
Dalam kunjungan ini, Presiden Jokowi disambut seniman teater Butet Kartaredjasa dan Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Butet, mengatakan ada kurang lebih 500 seniman dan budayawan yang divaksin. Ini merupakan kunjungan kedua Presiden ke Yogyakarta. Sebelumnya pada 1 Maret lalu, Jokowi menyaksikan langsung vaksinasi bagi para pedagang pasar di Beringharjo dan Malioboro kemudian meresmikan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Jogja- Solo yang disaksikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (OL-3)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved