Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Resort Konservasi Wilayah (RKW) Labuan Bajo, Manggarai Barat menggagalkan pengiriman 65 Jalak Tunggir Merah (Scissirostrum dubium) ke Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Satwa sebanyak 65 ekor ini diamankan di Pelabuhan ASDP Labuan Bajo pada Rabu, 17 Februari jam 08.30 Wita atas kerjasama yang apik antara
personil RKW Labuan Bajo bersama Stasiun Karantina Pertanian, KP3 Laut, dan ASDP," kata Kepala Balai Besar KSDA NTT Timbul Batubara kepada
wartawan di Kupang, Kamis (18/2).
Menurutnya, 65 burung tersebut dibeli oleh pelaku berinsial S,50, dari warga di Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan kemudian
diangkut dengan fery dari Pelabuhan Tanjung Bira, Bulukumba tujuan Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Tiba di Labuan Bajo, pelaku diketahui akan melanjutkan perjalanan dengan fery menuju Bima, NTB, namun gagal karena burung endemik Sulawesi
dibawanya diketahui petugas.
"Pelaku asal Malang, Jawa Timur, mengaku burung Jalak Tunggir Merah itu akan ditawarkan kepada penggemar burung berkicau di wilayah Bima dan
sekitarnya," kata Timbul Batubara.
Penggagalan pengiriman Jalak Tunggir Merah ini menjadi prestasi Balai Balai Besar KSDA NTT bersama dengan para pihak serta wujud komitmen
bersama dalam rangka pencegahan perdagangan tumbuhan dan satwa liar secara ilegal.
Menurutnya, burung tersebut tidak dilindungi sesuai Peraturan Menteri LHK Nomor: P.106/menlhk/setjen/kum.1/12/2018, namun tetap saja
pengiriman tanpa disertai dokumen yang sah adalah perbuatan yang tidak dapat dibenarkan.
Jalak Tunggir dengan nama lain rio-rio, habitatnya berada pada daerah dataran rendah sampai dengan pegunungan berketinggian 1.000 meter di
atas permukaan laut, suaranya tinggi dan nyaring (melengking) menjadi daya tarik bagi para penggemar burung berkicau.
Menurut Timbul, status Jalak Tunggir sebagai burung endemik Pulau Sulawesi tentunya membutuhkan komitmen kita bersama untuk terus menjaga
kelestariannya di alam liar. Kita tidak berharap terjadinya penurunan populasi burung jalak tunggir merah di alam.
"Mencintai tidak harus memiliki, kiranya ungkapan yang tepat untuk memutus pemanfaatan ilegal satwa liar. Biarkan saja satwa liar tetap
mengembara bebas di hutan rimba. Kita dapat berkontribusi terhadap pelestarian satwa liar diantaranya dengan menjaga dan melindungi hutan
serta tidak melakukan perburuan liar," ujarnya.
Puluhan burung tersebut akan dikembalikan ke hebitatnya di Sulawesi setelah dinyatakan sehat fisik sesuai pemeriksaan laboratorium serta
sesuai dengan standar kesehatan satwa. (OL-13)
Baca Juga: Daerah Diingatkan Percepat Program Vaksinasi Covid-19
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelanggan kini dapat memanfaatkan aplikasi KAI Logistik TRAX yang dilengkapi fitur pelacakan waktu nyata (real-time tracking).
Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Gajah yang dipaksa bekerja di lingkungan ekstrem berisiko mengalami stres dan cedera fisik.
GOOGLE merilis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) SpeciesNet. Ini model AI yang mampu mengidentifikasi satwa liar dengan menganalisis foto dari kamera jebak.
Satwa mencakup semua jenis hewan, mulai dari yang berukuran kecil seperti serangga, hingga hewan besar seperti gajah dan paus.
Dia mengatakan bahwa dirinya berharap nantinya dapat membuat gerakan mencintai satwa Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved