Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
RUANG Terbuka Hijau (RTH) seperti taman kota kini menjadi salah satu destinasi warga kota untuk menghabiskan waktu mereka dalam beraktivitas. Baik bersama keluarga, teman, mulai dari berolahraga, merayakan ulang tahun, hingga menghirup udara segar.
Salah satu yang juga populer menjadi destinasi warga Jakarta adalah Tebet Eco Park, yang memiliki luas sekitar 7,3 hektar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan. Tak hanya penting untuk aktivitas warga kota, Tebet Eco Park juga menjadi habitat bagi para satwa. Di antaranya adalah burung, reptil, hingga amfibi.
Pada Sabtu pagi, (20/12), sejumlah anak-anak SMA dan mahasiswa pun berkegiatan untuk mengamati burung-burung yang ada di taman tersebut. Tak hanya taman, mereka juga mengamati berbagai amfibi dan reptil yang mereka lihat, dan didata.
Acara tersebut menjadi rangkaian dari lembaga nirlaba Belantara Foundation untuk memperkenalkan alam dan meningkatkan kesadaran lingkungan ke generasi muda, lewat program Belantara Biodiversity Class.
“Kami berkolaborasi dengan organisasi ahli untuk mengedukasi peserta. Pada kegiatan kali ini, fokus utamanya adalah pengamatan burung (birdwatching) serta pengamatan amfibi dan reptil. Sebelumnya, kami juga pernah mengedukasi tentang konservasi kupu-kupu karena peran vital mereka dalam proses penyerbukan tanaman di kota,” kata Direktur Eksekutif Belantara Foundation Dolly Priatna kepada Media Indonesia di Tebet Eco Park, Sabtu, (20/12).
Menurut Dolly, peran ruang terbuka hijau seperti Tebet Eco Park penting bukan hanya untuk manusia, namun juga satwa. Ruang terbuka hijau berfungsi sebagai habitat keanekaragaman hayati perkotaan.
“Di tempat seperti Tebet Eco Park, satwa-satwa lokal seperti burung, amfibi, dan reptil (herpetofauna) dapat tinggal dan berkembang biak,” lanjut Dolly.
Beberapa yang ditemukan oleh para siswa di antaranya adalah biawak, kodok, burung gereja, burung cabai jawa, dan cucak kutilang.
“Kami percaya selama luas dan kualitas taman kota dapat dipertahankan atau ditingkatkan, maka keanekaragaman hayati di dalamnya memiliki peluang besar untuk tetap bertahan. Taman yang berkualitas menyediakan sumber daya yang dibutuhkan satwa untuk menghadapi perubahan lingkungan,” tutup Dolly. (M-3)
MI/Fathurrozak
Senyawa alami memiliki keragaman struktur kimia dan mekanisme aksi yang menjadikannya sumber utama dalam pengembangan agen preventif penyakit kronis.
"Kami melihat akar masalah sesungguhnya adalah perusakan ekosistem hulu sampai hilir dari daerah aliran sungai dan kelalaian tata ruang yang terjadi secara sistematik,”
DEPUTI Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas menekankan agar pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati harus dikelola secara bertanggung jawab.
MOMEN Global Climate Change Week 2025 (GCCW2025) yang berlangsung setiap akhir Oktober menjadi pengingat pentingnya kontribusi semua pihak untuk menekan laju perubahan iklim.
Pemerintah pada tanggal 5 November 1993 menetapkan 5 November sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang menjadi tema Google Doodle hari ini.
Pelanggan kini dapat memanfaatkan aplikasi KAI Logistik TRAX yang dilengkapi fitur pelacakan waktu nyata (real-time tracking).
Gajah yang dipaksa bekerja di lingkungan ekstrem berisiko mengalami stres dan cedera fisik.
GOOGLE merilis teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) SpeciesNet. Ini model AI yang mampu mengidentifikasi satwa liar dengan menganalisis foto dari kamera jebak.
Satwa mencakup semua jenis hewan, mulai dari yang berukuran kecil seperti serangga, hingga hewan besar seperti gajah dan paus.
Dia mengatakan bahwa dirinya berharap nantinya dapat membuat gerakan mencintai satwa Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved