Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI mogok pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek untuk tak berjualan selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat (22/1) besok, ternyata tak berpengaruh pada pedagang daging sapi di daerah. Seperti yang terjadi di Brebes, Jawa Tengah, selain harganya dinilai normal juga banyak diminati pembeli.
Pemantauan di pasar Induk Brebes Kamis (21/1) pagi, deretan kios pedagang daging sapi masih dipadati para pembeli. Bahkan sejumlah kios pedagang daging sapi terlihat kosong karena semuanya sudah terjual.
Sedangkan harga daging sapi di kios-kios di dalam pasar Induk Brebes tersebut dinilai maih normal yakni Rp150 ribu per-kilogramnya yang untuk kualitas sedang dan Rp120 ribu perkilogram yang untuk kualitas bagus atau super.
Seorang pembeli Sairoh, 52, mengaku membeli daging sapi karena untuk dimasak dan dijual karena dirinya punya usaha catering.
"Untuk kateringan. Saya masak dulu kemudian saya jual," tutur Sairoh.
Sairoh menyebut hampir tiap hari membeli daging sapi di pasar Induk Brebes.
"Tiap hari beli kan saya punya usaha catering," ujar Sairoh, warga Desa Kupu, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes.
Pedagang daging sapi Hendro Purboyo, 50, mengaku mendengar adanya aksi mogok pedagang sapi di Dejabotabek. Namun dia dan rekan pedagang lainnya tidak terpengaruh.
"Harganya masih normal. Alkhamdulillah malah dagangan saya sudah habis," ujar Hendro.
baca juga: Daging Sapi Impor Naik, Pedagang Jabodetabek Mogok Massal
Selain harganya yang dinilai masih normal pembelinya juga lumayan banyak.
"Yang beli memang umumnya yang untuk dijual lagi seperti pemilik rumah makan dan pedagang bakso," tutur Hendro, sembari menambahkan jika pasokan dari dstributor daging sapi langganannya juga normal.
Seperti diketahui, pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek sepakat untuk mogok berjualan selama tiga hari terhitung mulai Rabu hingga Jumat (22/1). Aksi mogok berjualan itu dilakukan sebagai bentuk protes atas melonjaknya harga daging sapi di rumah pemotongan hewan. (OL-
Harga daging sapi di sejumlah pasar di Jakarta Selatan dilaporkan relatif stabil menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.
Menjelang bulan Ramadhan, harga daging sapi di pasar mengalami kenaikan. Lonjakan harga terjadi setelah para pedagang menghentikan aksi mogok dagang selama tiga hari pada akhir Januari lalu.
Perumda Dharma Jaya memprediksi harga daging sapi akan mengalami kenaikan sekitar 7% hingga 15% di periode Ramadan dan Lebaran 2026.
Pelaku usaha pemotongan daging sapi di RPH Jatimulya Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjaga harga tetap stabil menjelang Ramadan hingga Idul Fitri 2026.
Selain daging ayam, harga cabai merah dan daging sapi di Kota Medan juga tercatat mengalami kenaikan pada awal Februari.
Pemerintah tidak akan ragu menindak produsen maupun distributor yang menaikkan harga daging sapi melebihi ketentuan yang telah ditetapkan.
Titiek didampingi Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Marga Taufiq, sejumlah anggota Komisi IV DPR RI, serta Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma.
Para peserta merupakan gabungan anggota Kodim 0713 Brebes, Polres Brebes, Satpol PP, hingga petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Kabupaten Brebes.
Penemuan mayat yang disembunyikan dalam koper di Desa Sukareja, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggegerkan warga setempat
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
BANJIR bandang kembali menerjang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sungai Keruh meluap dan mengakibatkan sedikitnya 11 rumah warga hilang terbawa banjir bandang.
“Kebutuhan pupuk petani mencapai sekitar 50 ton per hari, sementara pengiriman yang masuk ke kios sangat terbatas."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved