Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HASIL penghitungan cepat atau quick count dua lembaga survei Charta Politika Indonesia dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA pada Pilkada Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menunjukkan keunggulan pasangan calon Iwan Saputra-Iip Miftahul Paos. Pantauan di KPU Kabupaten Tasikmalaya terpantau pada Rabu (9/12) pukul 14.35 WIB, hasil suara terkumpul 54,7 persen pasangan nomor 4 itu.
Keduanya menggungguli calon lain, termasuk petahana yang hanya 36,3 persen. Untuk paslon nomor urut 2 Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin memperoleh 28,9 persen, pasangan urut 1 Azis Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya 23,8 persen, dan pasangan nomor 3 perseorangan Cep Zamzam-Padil Karsoma 11,0 persen.
Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Yod Mintaraga, mengatakan pihaknya bersyukur pasangan calon yang diusung koalisi Golkar, PKB, PKS, PAN, NasDem, dan Hanura di Pilkada Tasikmalaya sementara unggul secara quick count. "Alhamdulillah, ini hasil kerja keras semua partai koalisi, para relawan, dan simpatisan yang selama ini mendukung pasangan calon nomor 4 Pilkada Tasikmalaya, Iwan Saputra-Iip Miftahul Paos. Mudah-mudahan keunggulan terus bertahan sampai penetapan perolehan suara oleh KPU nanti," katanya, Rabu (9/12).
Yod mengatakan, menurut hasil quick qount dan survei internal partai koalisi dipastikan pasangan calon yang diusungnya telah memenangi Pilkada Tasikmalaya 2020. "Kami tetap akan menunggu hasil proses penghitungan suara dilakukan KPU Kabupaten Tasikmalaya," ujarnya.
Hasil yang dirilis oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, data yang telah masuk 94,67 persen. Pasangan calon nomor urut 1 Azis Rismaya Mahpud-Haris Sanjaya mencapai 32.12 persen, pasangan calon nomor urut 2, Ade Sugianto-Cecep Nurul Yakin mencapai 30,07 persen, pasangan calon nomor urut 3 Cep Zamzam Dzulfikar Nur-Padil Karsoma mencapai 11,54 persen, dan pasangan calon nomor 4 Iwan Saputra-Iip Miftahul Paoz mencapai 35,26 persen. (OL-14)
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Peneliti BRIN Siti Zuhro, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengatakan pembahasan pilkada tidak langsung tidak hanya berkaitan dengan mahalnya biaya politik.
Pelaksanaan Pilkada langsung masih diwarnai berbagai praktik curang, termasuk politik uang.
Selama korupsi kepala daerah hanya dipandang sebagai kasus sporadis tanpa menyentuh akar permasalahan, praktik lancung ini akan terus berulang.
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
Petugas gabungan jugaharus selalu mewaspadai banjir luapan Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang di Sukaresik
Pemerintah salurkan PIP 2026 sebesar Rp450 ribu per tahun untuk 888 ribu murid TK guna perkuat Wajib Belajar 13 Tahun dan pemerataan pendidikan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved