Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PENEGAKAN protokol kesehatan mencegah kerumunan masih sulit dilakukan oleh masyarakat saat mengantri untuk mendapatkan pencairan bantuan langsung tunai UMKM dari Presiden di Kota Tasikmalaya, Rabu (21/10).
Bantuan Presiden bagi usaha mikro (BPUM) atau BLT UMKM telah resmi digelontorkan Pemerintah guna membantu masyarakat meningkatkan ekonomi di masa pandemi. Pada awalnya program BPUM atau BLT UMKM ini hanya sampai September 2020. Namun kondisi perekonomia belum stabil maka dibuka gelombang kedua sejak 13 Oktober dan ditutup bulan depan, November. Bantuan sebesar Rp2,4 juta bagi peserta BPUM ini diharapkan bisa membantu perekonomian usaha UMKM.
Namun dalam prakteknya seperti di Kota Tasikmalaya, baik pendaftaran di kantor Dinas Industri Pedagangan, Koperasi dan UMKM serta pengambilan bantuan di perwakilan Bank BRI dipenuhi massa. Mereka tidak mematuhi protokol kesehatan. Berkerumun dan saling senggol, padahal masih dalam keadaan pandemi covid-19. Dan kasus di Kota Tasikmalaya masih ada penambahan pasien positif covid-19.
Dari pantauan mediaindonesia.com, para pendaftar maupun yang mengambil bantuan sudah berdatangan sejak tengah malam. Menurut pengakuan penerima bantuan, warga sudah berdatangan sejak pukul 23.00 hingga pukul 03.00 pagi. Mereka rela tidur di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Bahkan ada yang menyewa angkutan umum, dan dijadikan tempat bermalam. Selain berkerumun, arus lalu lintas macet karena banyak kendaraan terparkir di depan kantor BRI maupun Dinas Industri Perdagangan, Koperasi dan UMKM. Padahal pendaftaran bisa dilakukan secara online. Pembayaran bantuan pun bisa ditransfer bagi lewat rekening bank BRI. Namun kerumunan orang tidak bisa dicegah.
Rizal Muslim, 40 penerima BPUM mengakui ia dan teman-temannya tidak bisa menegakkan protokol kesehatan karena simpang siur info beredar.
"Dari kabar yang kami terima, pengambulan nomor antrian sejak pukul 01.00 WIB, tapi nomor antrian baru diberikan pukul 06.37 WIB. Terjadi keributan karena semua berebut nomor antrian. Malah ada lansia yang jatuh karena berdesak-desakan. Beruntung beberapa lansia tidak terluka tapi mereka kecewa," terang Rizal.
baca juga: Bawang Merah Belu NTT Berpotensi Ekspor
Bahkan warga yang akan menerima BLT sempat bersitegang dengan petugas keamanan karena simpang siur masalah pengambilan nomor antrian.
"Alasannya pengambilan nomor bari pagi jam 6,37 karena itu keputusan pimpinan. Kerumunan seperti ini bisa memicu klaster covid-19," tambahnya.
Penerima bantuan lainnya, Erna Damatias, 50, warga Kecamatan Kawalu berharap pelayanan bisa lebuh baik lagi dengan membatasi kuota antrian sehingga tidak menimbulkan kerumunan. (OL-3)
Rumah Sakit (RS) Jasa Kartini Tasikmalaya merayakan hari jadinya yang ke-29 dengan mempertegas posisinya sebagai pionir layanan kesehatan swasta di Priangan Timur.
Warga awalnya mengira pemuda itu kecapean karena puasa hingga pingsan di jalan, tapi ternyata nekat minum kopi dicamur racun tikus gegara putus cinta sama mantan pacarnya.
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Berkurangnya anggaran itu berdampak pada pembangunan di 10 kecamatan yang harus dihitung ulang.
Kegiatan GPM ini mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Tasikmalaya
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
Jejak Jajanan Nusantara tidak hanya menampilkan beragam kuliner tradisional, tetapi juga menghadirkan berbagai inisiatif penguatan kapasitas UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
KBRI Warsawa memboyong empat jenama UMKM unggulan, yaitu Serlium Leathers, Ittaherl, Roka Collections, dan Umiy Lasega Batik.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Pelajari strategi pengiriman Ramadan agar lebih efisien. Simak tips untuk kelola lonjakan pesanan, kirim paket besar, hingga fitur COD Ongkir.
Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tekanan dan ketidakpastian, pengusaha muda membutuhkan kepastian arah kebijakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved