Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah Ganjar Pranowo kerap memborong dan sekaligus menjadi influencer gratisan buat berbagai produk masyarakat.
Hampir setiap hari, khususnya di tengah pandemi virus korona atau covid-19, Ganjar menjadi influencer memanfaatkan media sosial (medsos) dengan memajang produk dagangan masyarakat.
Dia juga memborong dan memberikan tanggapan atas barang yang ia beli itu. Misalnya membeli sambel, ia akan mempromosikan sambel itu dengan sensasi nikmat yang ia rasakan.
Baca juga : Soal Penerapan New Normal di Jateng, Ganjar: Jangan Gegabah
"Sebenarnya saya hanya ingin mendorong, ayo kita berjualan dan membeli dari tetangga atau orang-orang terdekat dan mereka yang membutuhkan. Di tengah wabah covid-19, banyak orang kesusahan dan mencoba survive dengan jualan kecil-kecilan. Maka saya ingin bantu memasarkan dan mengharapkan masyarakat membantu dengan membeli," kata Ganjar di rumah dinasnya, Sabtu (2/5).
Medsos, lanjut dia, merupakan media ampuh untuk memasarkan produk warganya itu. Apalagi, berbekal follower yang cukup banyak, produk yang ditampilkan bisa disebar ke lebih banyak orang.
"Medsos itu bagus, jangkauannya besar. Apalagi sekarang mereka tidak bisa dagang langsung, ketemu sama masyarakat. Maka, medsos bisa dipakai," terangnya.
Baca juga : Disurati Ombudsman, Bupati Karanganyar Batal Jadi Katib Salat Id
Selama covid-19, Ganjar mengatakan banyak menerima tawaran dari masyarakat, apakah sekadar membantu memasarkan atau membelinya.
"Ada buah-buahan, madu, jamu, teri nasi, oseng-oseng, sambel, peyek, es campur dan banyak lagi produk lainnya. Pokoknya kalau ada masyarakat mention saya di medsos, pak saya jualan ini pak, ya saya beli. Sambil tentu saya bantu pasarkan lewat postingan," terangnya.
Meski sederhana, namun langkah yang dilakukan Ganjar itu ternyata sangat berdampak. Ia mencontohkan, kaos tentang korona yang selalu ia pakai, saat ini laku keras dan dibeli sampai Hongkong, Singapura, Malaysia dan negara lain termasuk Jakarta.
"Kaos Bersama Lawan korona, Nyedak Keplak yang biasa saya pakai itu sekarang larisnya minta ampun. Artinya, karena saya si pembuat kaos ini jadi bisa dapat rezeki. Jadi saya selalu mengajak masyarakat untuk berusaha, yakinlah diantara musibah pasti ada berkah. Yang penting kita niat betul-betul dan berdoa," tutupnya.
Baca juga : Cekcok Umar Abdullah Assegaf dan Petugas, Polda: Kesalahpahaman
Salah seorang warga yang mendapatkan berkah karena produknya diiklankan Ganjar adalah Aniek Kurnia, 52, warga Kagungan Lor Kabupaten Rembang. Awalnya, Aniek iseng posting barang dagangannya yakni ikan teri di akun medsos Ganjar.
"Enggak nyangka Pak Ganjar langsung borong. Selain itu, pak Ganjar juga posting ikan teri saya di media sosialnya, akhirnya banyak yang tanya dan beli. Jadi berkah," ucapnya. (X-15)
Baca juga : Polisi Ungkap Identitas Pelanggar PSBB Bergamis di Surabaya
Kemkomdigi mengatakan memblokir sejumlah situs hingga konten di media sosial atau medsos yang diakses oleh pelaku terduga peledakan di SMAN 72 Jakarta.
SELAIN menyarankan kata gratis dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dihapuskan, Komisi IX DPR RI juga menyoroti banyaknya plesetan MBG yang tersebar di media sosial
Opsi tersebut juga dinilai dapat memudahkan pemerintah untuk mengawasi ruang digital dari segala bentuk misinformasi serta hoaks.
Pelaku salah sasaran mengira korban adalah kelompok lawan yang akan melakukan aksi tawuran
Ia menyarankan masyarakat untuk memilah dan memilih berita yang benar-benar bermanfaat.
Media sosial adalah teknologi berbasis internet yang memfasilitasi komunikasi dua arah, membangun komunitas, dan berbagi konten antara individu atau kelompok secara real-time.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved