Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Menyoal Ledakan di SMAN 72, Kemkomdigi Blokir Situs dan Konten Medsos yang Diakses Pelaku

Despian Nurhidayat
13/11/2025 11:42
Menyoal Ledakan di SMAN 72, Kemkomdigi Blokir Situs dan Konten Medsos yang Diakses Pelaku
SMAN 72 Jakarta(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nym.)

DIREKTUR Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Alexander Sabar mengatakan memblokir sejumlah situs hingga konten di media sosial atau medsos yang diakses oleh pelaku terduga peledakan di SMAN 72 Jakarta.

"Setelah berkoordinasi dan menerima data dari Polri, Komdigi langsung bertindak cepat dengan memblokir sejumlah situs yang mengandung unsur kekerasan dan bahan peledak yang diketahui diakses oleh terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (13/11)

Lebih lanjut, pemblokiran itu dilakukan terhadap situs-situs yang sudah dipastikan memuat unsur kekerasan. Begitu pula dengan konten-konten di medsos yang telah diminta Komdigi kepada pihak platform untuk di-take down.

"Pemblokiran dilakukan setelah proses verifikasi untuk memastikan situs-situs tersebut benar-benar mengandung unsur kekerasan. Selain situs, ditemukan juga bahwa pelaku sempat mengakses beberapa akun dan kanal di platform media sosial serta aplikasi pesan instan yang memuat konten serupa. Komdigi telah berkoordinasi dengan pihak platform terkait untuk segera melakukan take down terhadap akun-akun tersebut," ujar Alexander.

Komdigi juga berkomitmen untuk memastikan menciptakan ruang digital yang aman. Ia mengatakan akan bergerak cepat menindaklanjuti jika ada temuan dan aduan situs atau konten serupa.

"Komdigi berkomitmen menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman. Kami terus menindaklanjuti setiap temuan dan aduan terkait konten yang berpotensi menimbulkan ancaman terhadap keamanan publik dengan langkah yang cepat, tegas, dan terukur, melalui kolaborasi erat bersama Polri dan penyelenggara platform digital," pungkasnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik