Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH petugas kamar mayat rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya berinisiatif membuat peti mati khusus korban covid-19 diperuntukannya untuk umat muslim. Instalasi pemulasaraan jenazah kamar mayat RSUD dr Soekardjo membuat sejumlah peti mati yang ukurannya berbeda dengan peti biasanya. Peti mati biasanya berbentuk lebar ke samping dan jenazahnya menghadap ke atas, tetapi untuk peti yang dibuat bentuknya itu dikhususkan beragama muslim dengan lebar ke atas dan jenazah menghadap kiblat.
Koordinator tim pemulasaraan Covid-19 RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Ajat Sudrajat mengatakan, peti mati telah dipersiapkan jika nanti ada pasien beragama Islam meninggal di ruang isolasi karena covid-19. Inisiatif tersebut dilakukannya untuk memudahkan pemulasaraan jenazah hingga ke pemakaman.
"Kami telah membuat beberapa peti mati dan ini sebagai persiapan saja. Jenazah itu harus miring dan menghadap ke kiblat. Ukuran peti mati tersebut memiliki panjang 200 cm, lebar 45 cm dan tinggi 60 cm. Biasanya peti mati yang ada lebar ke samping. Untu sekarang dilakukannya itu hanya lebar ke atas sesuai ukurannya tubuh jenazah," kata Ajat, Senin (20/4).
Ajat mengatakan, sebelum membuat peti mati, RSUD dr Soekarjo telah mendapatkan bantuan namun semuanya merupakan peti yang biasa digunakannya untuk non muslim. Sedangkan bagi umat muslim harus ditopang terlebih dulu agar posisi jenazah menghadap ke kiblat.
"Kami kemarin sempat mengurus dua jenazah PDP yang beragama Islam dan memakai peti berukuran biasa, jadi harus ditopang terlebih dahulu pada jenazah agar menyamping dan menghadap kiblat. Karena, saya juga khawatir posisi tersebut ketika diangkat akan berubah. Maka sekarang kami beriniatif membuat peti khusus bagi umat muslim atas dasar kekhawatiran keluarga pasien yang sering menanyakan," ujarnya.
baca juga: Seniman Wayang Ngesti Pandowo Ditantang Tampil Daring
Menurutnya, peti mati khusus umat muslim ini dibuat kembali agar keluarga korban tidak lagi mempertanyakan kondisi jenazah. Karena, jika menggunakan peti biasa memang ukurannya melebar ke samping dan untuk peti mati yang dibuat oleh tim pemulasaraan Covid-19 RSUD sesuai ukuran dan jenazahnya menghadap ke kiblat. (OL-3)
Rumah Sakit (RS) Jasa Kartini Tasikmalaya merayakan hari jadinya yang ke-29 dengan mempertegas posisinya sebagai pionir layanan kesehatan swasta di Priangan Timur.
Warga awalnya mengira pemuda itu kecapean karena puasa hingga pingsan di jalan, tapi ternyata nekat minum kopi dicamur racun tikus gegara putus cinta sama mantan pacarnya.
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
Program gerakan pangan murah (GPM) menyediakan beras SPHP Rp57.500 kemasan 5 kg, minyak goreng Rp15 ribu per liter, daging sapi Rp140 ribu kg, daging ayam Rp54 ribu per 2 kg.
Berkurangnya anggaran itu berdampak pada pembangunan di 10 kecamatan yang harus dihitung ulang.
Kegiatan GPM ini mendapatkan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Tasikmalaya
Arkeolog berhasil menemukan peti mati batu Romawi seberat 750 kg yang ditemukan di Cambridgeshire, Inggris.
Capim KPK Moch Ali Imron menyiapkan peti mati untuk dirinya sendiri ketika terlibat korupsi jika terpilih dan menjadi salah satu pimpinan di lembaga tersebut.
Banyak cara berbuat baik selama pandemi. Para alumnus Gelanggang UGM menginisiasi produksi peti mati.
Untuk mengatasi kekurangan kantong mayat, pihaknya sudah berkirim surat kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jabar.
Sebanyak 200 jenazah dimakamkan di TPU Rorotan pada Rabu (7/7). Angka ini merupakan jumlah jenazah terbanyak yang dimakamkan di fasilitas tersebut sejak dibuka pada Maret 2021.
PERMINTAAN peti jenazah di Banyumas, Jawa Tengah dan sekitarnya mengalami peningkatan signifikan. Sebelumnya rata-rata 20 unit setiap bulan, kini permintaannya mencapai 150 peti mati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved