Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rangka pemulihan pascabencana di Sulawesi Tengah, khususnya Palu, Sigi, dan Donggala, maka rehabiitasi dan rekontruksi (rehab dan rekon) dapat pula dilakukan dalam perspektif perempuan penyintas.
Menurut Ketua DPRD Sulteng, Nilam Sari Lawira, kalau ingin mengambil fokus pada penyintas, khususnya perempuan, sebagai titik awal atau starting point membedah rehab rekon. Maka harus memahami bagaimana pendekatan dasar rehabilitasi yang berhubungan dengan manusia.
Sebab, paparnya, cetak biru rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi Sulteng bersifat parsial yang terdiri atas berbagai program dan kegiatan.
"Namun bagi saya pemulihan pascabencana tetap harus dipandang berdasarkan cetak biru rencana induk rehabilitasi Sulteng yang sudah ditetapkan gubernur," kata Nilam, Senin (2/12).
Dia menyebutkan, dewan sebagai lembaga pengawas harus dapat memastikan kalau agenda penguatan perempuan penyitas dihadirkan dalam semua proses rehab dan rekon.
Baca juga: Kejari Bandung Jebloskan Pengusaha Pemalsu Surat Waris ke Tahanan
"Setidaknya ada dua agenda utama, yakni mendorong kelompok perempuan menjadi aktor penting dalam proses rehab dan rekon. Karena kelompok ini yang paing mengalami tingkat kerentanan paling tinggi sekaligus sebagai indikator capaian keberhasilan," kata anggota dewan dari NasDem itu.
Yang kedua, paparnya, isu-isu krusial perempuan harus bisa ditangkap secara jelas dan terukur ketika proses berlangsung. Maka dari itu, tegas Nilam, semua hal yang berkaitan dengan bagaimana perempuan hadir dalam semua program dan kegiatan harus bisa dicatat secara kuantitatif, bukan sekadar kualitatif.
"Artinya untuk menempatkan perempuan penyitas sebagai aktor utama tentu kita harus bisa merumuskan indikator sederhana yang bisa diukur. Bagaimana program dan kegiatan yang berlangsung berdampak kepada manusia, khususnya kaum perempuan atau hanya kepada beton," jelasnya.
Dia menambahkan, bagaimana bisa membawa semua pengalaman perempuan penyitas ke dalam meja kebijaksanaan. Tentu bukan sekadar narasi kualitatif tetapi kita butuh fakta, data dan cerita lengkap dari perempuan penyintas yang telah mengorganisir dirinya. (RO/OL-1)
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi guna memperkaya referensi dalam penyusunan regulasi baru.
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved