Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 5.000 anakan mangrove ditanam oleh ratusan anggota TNI dari Kodam IX Udayana, anggota Brimob Polda Bali dan relawan peduli mangrove Bali, Senin (7/10) di wilayah Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Benny Susianto mengatakan penanaman ribuan mangrove merupakan implementasi dari pembinaan teritorial dan pembinaan potensi maritim, bagian dari tugas pokok TNI.
"Saat ini, penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan melalui konservasi tanah dan air sudah tidak bisa ditunda lagi. Sebab dampak kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim, ulah manusia sudah di depan mata," ujar Benny, Senin (7/10).
Menurut Pangdam, mangrove sangat berperan penting dalam menahan abrasi, melestarikan vegetasi pesisir dan kesejukan alam lainnya.
"Kawasan Benoa Bali harus dijaga kelestariannya. Jika tidak, maka cepat atau lambat namun pasti, tanah pesisir akan semakin terkikis dan kerusakan kawasan pesisir akan terus terjadi," imbuhnya.
Baca juga: TNI Pecahkan Rekor MURI Tanam Mangrove dari Sabang-Merauke
Penanaman Mangrove dengan tema "Mari Selamatkan Bumi untuk Anak Cucu Kita" dilakukan secara serentak untuk memecahkan rekor Muri. Sebanyak 344.000 bibit Mangrove akan ditanam secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka HUT TNI ke-74. Untuk di Bali, ada sekitar 5 ribu anakan mangrove ditanam.
Benny juga menyampaikan harapannya ingin mengajak seluruh personel TNI-Polri serta elemen masyarakat, termasuk instansi-instansi pendidikan untuk lebih mencintai lingkungan. Menurutnya, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Jangan sampai semakin lama alam semakin rusak yang disebabkan karena kurang sadarnya masyarakat atau manusia dalam menjaga lingkungannya.
Dalam kegiatan tersebut, salah satu peserta dari Brimob Polda Bali Iptu Gede Semarabawa mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh TNI ini. Penanaman pohon Mangrove manfaatnya akan dirasakan di kemudian hari.
"Selain memupuk rasa kebersamaan dan menjaga sinergitas TNI- Polri, kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan mangrove yang berguna untuk melindungi kawasan pantai dan menjaga ekosistem di sekitarnya," ungkap Iptu Gede Semarabawa.(OL-5)
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menegaskan peradilan militer bukan ruang impunitas dalam sidang uji materi UU Peradilan Militer di Mahkamah Konstitusi.
Ketentuan UU KPK yang dinilai membuka peluang anggota TNI dan Polri aktif menjabat pimpinan KPK digugat ke Mahkamah Konstitusi karena dianggap multitafsir.
Latihan militer Cobra Gold 2026 resmi dibuka di Tailan. Diikuti 30 negara, fokus tahun ini mencakup operasi ruang angkasa, siber, dan bantuan kemanusiaan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Pemko Padang bersama TNI membangun tiga jembatan pascabencana, termasuk jembatan gantung di Sungai Batang Guo dan dua jembatan armco di Kelurahan Lambung Bukit.
Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza tidak menjalankan operasi militer.
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) menggelar rakornas Kelompok Kerja Mangrove Daerah 2026.
Kementerian Kehutanan resmi meluncurkan Platform Mangrove Data Nusantara (Mandara) sebagai sistem integrasi data mangrove nasional.
Hingga tahun 2025, capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Provinsi Kalimantan Utara seluas 6.543 hektare.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved