Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Lagi, 1.000 Ha Lahan Sawah di Aceh Utara Gagal Panen

Amiruddin Abdullah Reubee
12/3/2019 10:35
Lagi, 1.000 Ha Lahan Sawah di Aceh Utara Gagal Panen
(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

HASIL produksi padi di Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, sekarang mengecewakan. Pasalnya sekitar 1.000 hektare (ha) lahan sawah di kawasan setempat terjadi gagal panen.

Hal itu karena sejak tiga bulan terakhir (Akhir Desember 2018 hingga awal Maret 2019) di kawasan setempat terjadi kekeringan cukup parah. Tidak ada jaringan irigasi teknis untuk mengairi ke lahan sawah milik warga itu.

Pengamatan Media Indonesia, Senin (11/3), lahan sawah yang terjadi puso di Kecamatan Pirak Timu, antara lain tersebar di Desa Alue Rime, Serdang, Ulee Blang, Paya Leueng Jalo, Ara Toton dan Desa Leupe.

Itu menyebabkan hasil produksi panen gabah padi yang biasanya mencapai 6 ton/ha, sekarang hanya diperoleh 1 ton/ha. Bahkan ada sebagian lahan sawah yang tidak sempat dipanen karena tanaman padi sudah mengering dan tanahnya bercak-bercak.

"Ironisnya, kebiasaan gembira saat musim panen, tapi kali ini terjadi sebaliknya yang tidak diharap kan. Ekonomi petani harus kembali ke nol" tutur Abdullah, tokoh masyarakat Pirak Timu.

Baca juga: Puluhan Hektare Sawah di Tulungagung masih Terendam Banjir

Dikatakan Abdullah, musibah gagal panen itu selain akibat sudah lama tidak turun hujan. Hal itu juga semakin parah karena tidak ada jaringan irigasi teknis di kawasan setempat. Petani hanya mengharap turun hujan yang tidak menentu.

Mereka juga mengaku sangat kecewa terhadap Dinas Pertanian Provinsi Aceh karena tidak pernah turun ke lokasi untuk berusaha memberi solusi kepada petani. Padahal ketika kerja petani menghasilkan panen melimpah, selalu Dinas Pertanian mengaku itu hasil binaan pihaknya.

"Dikunjungi saja saat musibah seperti ini kami merasa lega. Apalagi ada upaya pembangunan sumur bor, memberi bantuan mesin pompa air atau bantuan benih untuk motivasi kami bangkit kembali," tambah Abdurrahman, petani lainnya. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya