Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Puncak Mudik 2026 Diprediksi 18 Maret, Pemerintah Siapkan Jurus WFA untuk Urai Macet!

Media Indonesia
14/3/2026 21:29
Puncak Mudik 2026 Diprediksi 18 Maret, Pemerintah Siapkan Jurus WFA untuk Urai Macet!
Pemudik tujuan pulau Sumatera dengan tumpukan barang bawaan menunggu bus yang akan mengangkut mereka di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Selasa (10/3/2026)(MI/Ramdani)

MENTERI Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Pemerintah pun telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi potensi kemacetan parah selama periode tersebut.

"Kalau puncak arus mudik diperkirakan tanggal 18 (Maret)," ujar Menhub saat meninjau pemberian kompensasi bagi kusir delman di Polres Garut, Jawa Barat, Sabtu (14/3).

Strategi WFA

Salah satu upaya kunci pemerintah dalam menjaga kelancaran lalu lintas adalah melalui kebijakan Work From Anywhere (WFA). Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk pulang lebih awal sehingga volume kendaraan tidak menumpuk di satu hari yang sama.

"Dengan pemberlakuan WFA, work from anywhere, diharapkan (arus mudik) bisa terdistribusi di tanggal-tanggal sebelumnya," jelas Menhub.

Dudy memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana transportasi telah disiapkan secara matang. Hal ini mencakup kesiapan personel di lapangan hingga koordinasi lintas instansi untuk pengamanan jalur mudik.

"Sejauh ini Insya-Allah sudah berjalan dengan baik, sudah disediakan dengan baik," tambahnya.

Di akhir keterangannya, Menhub mengimbau para pemudik untuk melakukan perencanaan perjalanan yang matang. Ia menekankan pentingnya memantau prakiraan cuaca serta memperbarui informasi jalur mudik melalui kanal media resmi.

"Kami berharap pada para pemudik untuk bisa merencanakan perjalanannya dengan baik, selalu mencoba mendapatkan informasi dari berbagai macam saluran media," pungkasnya.

(Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya