Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Pemprov DKI Perketat Pemantauan

Golda Eksa
11/2/2026 17:44
Stok Pangan Aman Jelang Ramadan, Pemprov DKI Perketat Pemantauan
Ilustrasi .(Antara)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan ketersediaan stok pangan di wilayah Ibu Kota dalam kondisi aman menjelang perayaan Imlek, bulan suci Ramadan, hingga Idul Fitri 1447 Hijriah. Meski demikian, pengawasan di lapangan tetap diperketat guna menjaga stabilitas harga dan distribusi.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan bahwa pihaknya terus bersinergi dengan instansi terkait untuk mengawal rantai pasok pangan agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

“Kami bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta melakukan sejumlah kegiatan, seperti monitoring rutin ketersediaan dan harga pangan,” kata Uus Kuswanto di Jakarta, Rabu (11/2).

Fokus Elpiji Subsidi
Salah satu komoditas yang menjadi sorotan utama dalam pengawasan ini adalah gas elpiji tabung 3 kilogram. Uus memastikan Pemprov DKI akan turun langsung memantau ketersediaan gas melon tersebut di masyarakat.

Pasalnya, elpiji 3 kilogram merupakan kebutuhan vital bagi kelompok masyarakat menengah ke bawah serta menjadi komponen produksi utama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta.

Strategi Pengendalian Inflasi
Selain pemantauan harga secara rutin bersama TPID, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk menjaga daya beli masyarakat, di antaranya:

  •     Pangan Bersubsidi: Penyaluran subsidi pangan bagi warga yang membutuhkan.
  •     Edukasi Konsumen: Menggencarkan kampanye belanja bijak dan mengimbau warga agar tidak melakukan panic buying.
  •     Ketahanan Pangan Mandiri: Mendorong gerakan urban farming di lingkungan masyarakat.
  •     Digitalisasi Informasi: Menyediakan data harga pangan terkini melalui aplikasi JAKI yang dapat diakses secara real-time.

Di sisi lain, Pemprov DKI juga memperkuat kolaborasi antar daerah (KAD) serta mendorong skema business to business (B2B) melalui BUMD Pangan untuk memastikan pasokan dari daerah produsen tetap lancar masuk ke Jakarta. (Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya