Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, mulai memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang terdampak banjir, khususnya mereka yang akses jalan menuju kantor terputus akibat genangan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menegaskan kebijakan ini merupakan bentuk adaptasi pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi darurat, sekaligus memberi ruang fleksibilitas bagi ASN yang terdampak langsung bencana.
“Kebijakan ini merupakan penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan secara fleksibel bagi ASN yang terhambat akses karena banjir,” ujar Endin di Cikarang, Rabu.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 800.1.6.2/SE-14/BKPSDM/2026 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN secara Fleksibel akibat bencana banjir.
Skema WFH ini tidak otomatis berlaku bagi seluruh pegawai, melainkan hanya diberikan setelah adanya surat perintah fleksibilitas tugas dari masing-masing kepala perangkat daerah tempat ASN bertugas.
Endin menekankan bahwa kebijakan ini diprioritaskan bagi pegawai yang benar-benar tidak memungkinkan hadir secara fisik di kantor karena jalur perjalanan menuju tempat kerja maupun kepulangan terputus.
“Penyesuaian ini khusus bagi ASN yang aksesnya benar-benar terdampak banjir sehingga tidak memungkinkan melaksanakan tugas secara langsung,” katanya.
Meski demikian, Pemkab Bekasi mengingatkan bahwa fleksibilitas kerja tidak boleh menurunkan kinerja aparatur maupun mengganggu pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Kepala perangkat daerah harus memastikan WFH tidak menghambat target kinerja. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Endin.
Selain itu, setiap surat perintah tugas dari rumah wajib dilaporkan kepada Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Bekasi sebagai bagian dari kontrol administrasi kepegawaian.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menpan RB Nomor 4 Tahun 2025 tentang sistem kerja fleksibel bagi ASN, serta SK Bupati Bekasi Nomor 100.3.3.2/Kep.508-BPBD/2025 terkait Status Siaga Darurat Bencana di Kabupaten Bekasi periode 2025–2026.
“Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pegawai sekaligus memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan di tengah situasi bencana,” tutup Endin. (Antara/Z-10)
Meski ASN diperbolehkan bekerja secara daring, pengawasan akan dilakukan secara ketat berbasis digital untuk menjamin produktivitas tetap terjaga.
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memimpin apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Palu.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf akan menindak 2.708 pegawai Kemensos yang tidak hadir tanpa keterangan.
SELURUH Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai kembali bekerja pada Rabu, 25 Maret 2026, setelah libur Lebaran 2026.
PENELITI Indef mengatakan, kebijakan work from home (WFH) berpotensi membantu efisiensi anggaran pemerintah dan perusahaan, tetapi berisiko menghambat perekonomian.
MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan skema kerja bekerja dari rumah (work from home) atau WFH dampak dari kenaikan harga minyak.
PASANGAN suami istri yang merupakan pemudik dari Bogor, Jawa Barat, mengalami insiden memilukan. Keduanya terbawa hanyut arus deras di saluran drainase Cianjur.
Dalam tinjauannya, Menteri PU Dody Hanggodo menyambangi embung di Desa Padakaton guna melihat langsung titik pemicu luapan air.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
Hujan dengan intensitas cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di daerah itu mengakibatkan banjir dan merendam ratusan rumah.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved